Jumat, 1 Mei 2026

Internasional

178.000 Warga Arab Saudi Telah Mendapat Suntikan Vaksin Virus Corona

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan kampanye vaksinasi merupakan kunci kekebalan komunitas.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Seorang pria bersiap disuntik vaksin Covid-19 oleh petugas kesehatan Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan kampanye vaksinasi merupakan kunci kekebalan komunitas.

Dikatakan, lebih dari 178.000 penduduk Kerajaan telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Kami ingin menyediakan vaksin untuk semua dan membangun kekebalan kawanan di Arab Saudi,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly.

“Kami percaya , ini cara paling ampuh untuk mencapai kekebalan kelompok, yang akan memberikan perlindungan optimal dari virus," jelasnya.

Sebagai bukti keberhasilan tindakan pencegahan, jumlah kasus yang dikonfirmasi di Kerajaan terus menurun sejak memuncak pada pertengahan Juni 2019.

Baca juga: Menlu Arab Saudi Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Kasus Virus Corona Terus Turun

Dalam konferensi pers pada Minggu (10/1/2021), juru bicara kementerian mengatakan indikator telah menunjukkan penurunan kasus 97,6 persen sejak puncaknya.

“Ini mencerminkan tingkat kontrol Arab Saudi terhadap penyebaran COVID-19,” katanya.

Kementerian melaporkan 117 kasus COVID-19 baru, meningkatkan jumlah total infeksi sejak dimulainya pandemi pada Maret tahun lalu menjadi 363.809.

Jumlah kasus aktif telah turun di bawah 2.000 kasus, dengan 1.970 kasus aktif.

309 Di antaranya berada di unit perawatan kritis .

Juga terjadi penurunan 86,6 persen sejak puncaknya selama musim panas lalu.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan 140 Kasus Baru Virus Corona dan Empat Kematian

Hanya tiga dari 13 wilayah Kerajaan yang mencatat nomor kasus dalam dua digit.

Riyadh memimpin dengan 47 kasus.

Sedangkan Mekkah dan Provinsi Timur masing-masing mencatat 22 kasus.

Najran dan Al-Jouf masing-masing melaporkan satu kasus.

Jumlah kematian terkait COVID-19 di Kerajaan juga telah menurun.

Juru bicara mengatakan tingkat pemulihan meningkat secara dramatis.

Setelah pertempuran Kerajaan untuk mendeteksi penyakit lebih awal.

Baca juga: Emir Qatar Dapat Pelukan Hangat dari Putra Mahkota Arab Saudi

Termasuk memberi pasien perawatan kesehatan terbaik.

Lebih dari 11,3 juta uji reaksi berantai polimerase telah dilakukan di Kerajaan sejak awal pandemi.

Termasuk 28.324 orang yang telah diuji selama 24 jam terakhir.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved