Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Air Lewati Tanggul, Permukiman di Bendahara Masih Terendam Banjir

Ketinggian air dikhawatirkan bertambah akibat adanya sembilan tikungan sungai berstatus kritis dan siaga.

SERAMBINEWS.COM/RAHMAT WIGUNA
Seorang anak berada di depan rumahnya yang terendam banjir di Rantaupakam, Bendahara, Aceh Tamiang, Rabu (13/1/2021). Ancaman banjir masih terus mengintai daerah ini mengingat masih ada sembilan tikungan sungai yang kritis. SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA 

Mursil menjelaskan Pemkab Aceh Tamiang tidak memiliki kewenangan besar dalam mengelola kawasan sungai karena sepenuhnya hak Pemerintah Aceh.

“Perlu diketahui, kawasan sungai di Aceh Tamiang itu wewenang provinsi. Jadi kita tidak bisa sembarangan menempatkan anggaran di situ,” ujarnya.

Namun karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat Aceh Tamiang, Mursil menginstruksikan jajarannya melakukan perbaikan darurat.

“Walau ini wewenang provinsi, bukan berarti kita diam, yang penting celah tanggul yang menjadi sumber air harus segera ditutup,” ujarnya.

Camat Bendahara Fakhrurrazi Syamsuar yang mendampingi Mursil di lokasi banjir menyebut secara keseluruhan di wilayahnya ada sembilan tikungan sungai yang berpotensi jebol.

Menurutnya potensi kerusakan ini sudah dilaporkan ke Pemerintah Aceh untuk segera diatasi.

“Setidaknya ada empat kampung yang terimbas parah, yakni Telukhalban, Telukkemiri, Rantaupakam dan Telukkepayang,” kata Aji, sapaan Fakhrurrazi. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved