Breaking News:

Gubernur Perintahkan Tiga RS Perkuat Sinergi

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta tiga rumah sakit milik Pemerintah Aceh

IST
Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dr Taqwallah MKes menyaksikan penandatanganan naskah Rencana Bisnis Anggaran BLUD RSUZA-RSJ, RSIA di Meuligoe Gubernur, Senin malam (11/1/2021). 

* RSUZA, RSIA dan RSJ Aceh

BANDA ACEH - Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta tiga rumah sakit milik Pemerintah Aceh memperkuat sinergi agar dapat saling mendukung dan melengkapi. Ketiga Rumah Sakit itu yakni Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA), Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh.

Hal itu disampaikan Gubernur Aceh di depan para direktur dan dokter spesialis dari RSUZA, RSIA dan RSJ Aceh pada acara Coffe Morning Silaturrahmi yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligo Gubernur Aceh, Selasa (12/1/2021).

"Bahwa dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, diperlukan adanya upaya dan komitmen kita bersama, sehingga ketiga rumah sakit ini dapat saling melengkapi. Keberadaan tiga rumah sakit ini harus bisa saling menunjang, dimana satu sama lain bisa saling membantu sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa ditingkatkan," ujar Nova.

Untuk itu, lanjut Gubernur, selaku Pimpinan Pemerintah Aceh, dirinya akan melakukan revitalisasi terhadap pelayanan kesehatan di tiga rumah sakit ini, termasuk juga di Klinik Sekretariat Daerah Aceh. Salah satu aspek penting dalam upaya saling melengkapi itu adalah pemanfaatan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis.

"Kita menginginkan agar ketiga rumah sakit ini memiliki SDM yang merata. Jangan ada ketimpangan, misalnya rumah sakit yang satu memiliki SDM berlebih, sementara rumah sakit yang lain justru kekurangan SDM," pesan Gubernur.

Untuk itu, lanjut Gubernur, salah satu upaya revitalisasi yang akan dilakukan adalah pemberdayaan dan penertiban administrasi SDM, khususnya keberadaan dokter spesialis pada ketiga rumah sakit tersebut. “Ke depan kita akan memberlakukan penempatan bersama tenaga dokter spesialis sesuai kebutuhan di tiga rumah sakit ini, yang setiap saat bisa dirotasi, menyesuaikan dengan perkembangan yang ada,” jelasnya.

Langkah pemberdayaan juga akan ditempuh, antara lain dengan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM, perhatian terhadap jenjang karir dan jabatan struktural, serta pemberian remunerasi yang sesuai dengan kinerja. Langkah revitalisasi selanjutnya adalah pengadaan dan pemanfaatan alat kesehatan. Nova meminta pengadaan dan pemanfaatan alat agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pengguna.

Selain itu, Gubernur juga meminta pemanfaatan dan penganggaran dana BLUD dan APBA harus dipikirkan efisiensinya, sesuai dengan kebutuhan, dan benar-benar tepat sasaran, sehingga cita-cita BLUD mandiri dapat segera diwujudkan.

"Dan sebagai langkah revitalisasi yang terakhir, saya minta kepada seluruh stake holder rumah sakit terkait, agar dalam menyusun SOP, yang harus menjadi fokus kita adalah terciptanya kemudahan serta kepastian pasien cepat terlayani, sehingga masyarakat puas dengan kinerja pemerintah," tegas Gubernur.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved