Senin, 15 Juni 2026

Polisi Periksa Dua Saksi, Kasus Pembunuhan Warga Masjid Runtoh

Tim penyidik Polres Pidie terus bekerja untuk mengungkap kasus pembunuhan Zubaidah Binti Ibrahim (59), Warga Gampong Mesjid Runtoh, Pidie

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Warga Gampong Mesjid Runtoh Pidie, Kabupaten Pidie ketika membawa jenazah Zubaidah binti Ibrahim ke pemakaman, Senin (11/1/2021) petang. Perempuan yang akrab disapa Po Nyak itu meregang nyawa diduga akibat perkosaan. 

SIGLI - Tim penyidik Polres Pidie terus bekerja untuk mengungkap kasus pembunuhan Zubaidah Binti Ibrahim (59), Warga Gampong Mesjid Runtoh, Pidie. Selasa (12/1/2021), polisi sudah meminta keterangan dua saksi.

Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra SSos MM kepada Serambi, Selasa (12/1/2021) mengatakan, hingga saat ini pihak keluarga korban sudah melaporkan secara resmi kepada Sat Reskrim kasus pembunuhan.

"Sejak tadi pagi, tim penyidik sudah memintai keterangan dari kedua saksi. Selain itu, petugas juga sudah mengumpulkan beberapa bukti fisik lain di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” sebut AKP Ferdian Chandra.

Di lokasi kejadian, jelas Kasat Reskrim Polres Pidie, petugas di lapangan masih melakukan pendalaman kasus. Bahkan, mereka terus menggumpulan data-data guna menguungkapan pelakunya. Jadi, sejauh ini personel kepolisian masih dalam pengungkapan melalui penyidikan.

Seperti diberitakan, Warga Gampong Mesjid Runtoh, Kecamatan Pidie, Pidie, Senin (11/1/2021) dibuat tersentak dengan penemuan mayat seorang perempuan dengan mulut, dan kedua tangannya terikat. Korban ditemukan oleh keponakannya di dalam rumah dengan kondisi mengenaskan bernama Zubaidah binti Ibrahim (59).

Dari sejumlah fakta di lokasi kejadian, korban yang mengindap ganguan mental tersebut diduga kuat dihabisi oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Disinyalir peristiwa itu terjadi pada Senin (11/1/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

"Mulut dan kedua tangan Zubaidah saat ditemukan diikat dengan kain.  Diduga kuat korban diperkosa oleh pelaku. Kasus ini masih dalam penyidikan petugas," ungkap Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra.

Penemuan mayat korban berawal ketika salah satu keponakannya, Zahratul Bararah datang ke rumah Zubaidah sekitar pukul 11.00 WIB. Apalagi, lokasi rumah Bararah dengan tempat tinggal korban hanya terpaut 60 meter, atau dengan posisi di seberang jalan lintas Banda Aceh-Medan.

Karena, sesuai dengan kebiasaan, Zubaidah pada pagi hari secara rutin kembali ke rumah keponakannya untuk sarapan pagi. Namun, hingga pukul 11.00 WIB, korban Zubaidah tak kunjung datang ke rumah tersebut.

Karena tak seperti biasannya, Bararah pun langsung berangkat menuju ke rumah makciknya. Saat tiba di sana, Bararah sempat memanggil makciknya yang disapaan akrab dengan Poe Nyak. Karena panggilan tak ada sahutan, akhirnya Bararah memutuskan untuk masuk ke rumah Zubaidah.

Ternyata, ketika Bararah masuk ke rumah maka ditemukan pemandangan yang memilukan. Tubuh Zubidah ditemukan sudah terbujur kaku dalam. Kecuali itu, mulut dan kedua tangan korban terikat. Menyaksikan kejadian itu, Bararah seketika menjadi syok. Kemudian, ponakan korban langsung memberitahukan kepada warga lainnya mengenai peristiwa tersebut.

Pada bagian lain, Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Ferdian Chandra mengungkapkan, tim penyidik sejauh ini sudah mengambil sampel Barang Bukti (BB) berupa kain pengikat kedua tangan, dan mulut korban di lokasi, termasuk celana dalam korban karena ditemukan bercak darah dan sperma. Namun, sejauh ini belum didapati sidik jari.

Dugaan sementara, jelas Ferdian Chandra, saat terjadi upaya pemerkosaan  dan pembunuhan oleh pelaku, korban Zubaidah sempat memberikan perlawanan. Sehingga, korban diikat agar memudahkan pelaku untuk memperkosa. “Kita akan terus kumpulkan data untuk mengungkapkan kasus ini,” pungkasnya.(c43)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved