Breaking News:

KMP Aceh Hebat 1 Tiba, Kapal Terbesar yang Didesain Khusus untuk Mengaruhi Samudra

Kapal terakhir dan yang terbesar dari tiga kapal yang dipesan Pemerintah Aceh, kapal yang khusus didesain untuk perjalanan jauh

SERAMBI/M ANSHAR
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama istri, dan sejumlah pejabat lainnya turun dari KMP Aceh Hebat 1, di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (15/1/2021). 

KMP Aceh Hebat 1 akhirnya tiba di Aceh. Kapal terakhir dan yang terbesar dari tiga kapal yang dipesan Pemerintah Aceh, kapal yang khusus didesain untuk perjalanan jauh. KMP Aceh Hebat 1 kini siap melayani masyarakat Aceh mengarungi samudra.

KMP Aceh Hebat 1 bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh sejak, Kamis (15/1) malam pukul 19:20 WIB. Kapal tersebut merupakan satu dari tiga kapal yang dibeli Pemerintah Aceh dan menjadi kapal terakhir yang tiba di Aceh.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, langsung meninjau kapal berbobot 1300 GT itu. Bersama sejumlah pejabat, Gubernur menaiki kapal dengan mengitari perairan Ulee Lheue. Melalui akun twitternya, Gubernur ikut memposting foto dirinya bersama Bupati Simeulue, Erli Hasim, saat berada di atas kapal.

“Di atas KMP Aceh Hebat-1 didampingi  Bupati Kab. Simeulue. Alhamdulillah sdh tiba di Aceh,” tulis Gubernur.

KMP Aceh Hebat 1 akan menjadi sejarah, karena akan menjadi kapal terbesar yang pernah dimiliki oleh Aceh. Kapal itu dibeli dengan menggunakan uang rakyat Aceh, yaitu APBA.

KMP Aceh Hebat 1 sudah menggunakan teknologi paling mutakhir dan didesain untuk mengarungi samudra, dengan jarak jelajah yang jauh. Nantinya kapal ini akan melayani pelayaran rute Calang-Sinabang/ Meulaboh-Sinabang/Labuhan Haji-Sinabang.

Dalam peninjauan kemarin, Gubernur Nova ikut melihat sekeliling kapal yang nanti akan digunakan untuk mengarungi Samudra Hindia. Dalam peninjauan itu ikut hadir Istri Gubernur, Dyah Erti Idawati, Bupati Simeulu Erli Hasim, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, Kepala BKA Bustami, Inspektur Aceh Zulkifli, Kepala Biro Humas Setda Aceh Muhammad Iswanto dan Kadishub Kota Banda Aceh Muzakkir Tulot.

Kapal tersebut tiba di Banda Aceh setelah menempuh pelayaran selama tiga hari dari Tanjung Balai Karimun, tempat kapal tersebut diproduksi. Kapal meninggalkan galangan PT Multi Ocean Shipyard (MOS), Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, sejak Selasa (12/1/2021).

Kapal Aceh Hebat 1 ini berbeda dengan dua kapal lainnya, karena dilengkapi dengan tempat tidur. Desain itu untuk menyesuaikan dengan jarak tempuhnya, karena nanti bisa mengarungi Samudra Hindia sepanjang malam.

Yang menarik, pintu depan KMP Aceh hebat 1 berbeda dengan fery lain yang selama ini melayani penyeberangan di Aceh. Pintu depan KMP Aceh Hebat 1 tersembunyi di bow atau haluan kapal. Saat kapal bersandar, teknologi hidrolik akan mengangkat haluan kapal yang kemudian berfungsi sebagai kanopi. Selanjutnya, plat untuk menyeberangkan penumpang dan kendaraan akan turun secara otomatis.

KMP Aceh Hebat 1 memiliki kapasitas 250 penumpang, 188 tempat tidur, dan 33 unit mobil. Kapal memiliki panjang 70 meter dan lebar 15 meter, dapat melaju dengan kecepatan 12 Knot. Kapal yang dibeli dengan anggaran APBA itu nanti akan dioperasikan oleh pihak PT ASDP.

Sebelumnya, Kabid Pelayaran Dishub Aceh Muhammad Alqadri mengatakan setelah tiba di Ulee Lheue dan ditinjau Gubernur, kapal akan melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Calang seraya menunggu dilengkapinya izin.

“Kapal akan segera berlayar dalam beberapa bulan kedepan setelah semua izin rampung. Nanti kapal ini akan dioperasikan oleh PT ASDP,” ujarnya.

Tadi malam, KMP Aceh Hebat 1 telah berada di Calang, Aceh Jaya. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengabarkan hal itu melalui akun twitternya. “Alhamdulillah..., KMP Acehhebat-1 sdh sandar di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya.” “Kebanggaan bagi semua rakyat Aceh.” tulisnya sekitar pukul 20.00 WIB tadi malam.(muhammad nasir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved