Breaking News:

Bintang Real Madrid

Pemain yang Kerap Dicap Brutal Ini Ngomong Soal Sisi Brutal di Ruang Ganti Mantan Klub

Sosok berpostur 187 sentimeter itu juga turut menghadirkan total 13 trofi ke raksasa ibukota Spanyol, termasuk tiga titel Liga Champions...

AFP
Pepe saat perpisahan dengan Real Madrid. 

SERAMBINEWS.COM - Sahabat Cristiano Ronaldo di timnas Portugal, Pepe, mengungkapkan momen-momen sulit semasa awal karier bersama Real Madrid.

Kisah Pepe di Real Madrid dimulai pada 2007 setelah dirinya dibeli dari Porto.

Transfer bek kelahiran Brasil itu menghabiskan ongkos 30 juta euro atau sekitar Rp 509 miliar.

Gabung ke klub raksasa macam Madrid, pemain yang kerap dicap brutal ini dibuat kaget oleh persaingan keras di antara pemain.

Brutal, demikianlah Pepe menggambarkan 'adu sikut' para anggota Real Madrid demi mendapatkan tempat di tim utama.

"Ada tekanan yang brutal," tutur Pepe seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.

"Kalau Anda menang, semua hal bakal berjalan baik. Anda tetap berada di tim. Jika kalah, Anda keluar. Orang lain menunggu untuk menggantikan Anda."

"Jika Anda tidak tampil bagus, pemain lain ingin memberikan tekanan kepada Anda. Jadi, Anda harus selalu bermain maksimal," kata pemain berusia 37 tahun itu.

Seiring waktu berjalan, Pepe mulai mendapatkan tempat di lini belakang Los Blancos.

Pepe pun semakin merasa nyaman karena beberapa rekan senegaranya menyusul ke Estadio Santiago Bernabeu, termasuk Cristiano Ronaldo pada 2009.

Selama 10 tahun membela Si Putih, Pepe bermain untuk tujuh pelatih dalam 334 pertandingan di semua kompetisi.

Sosok berpostur 187 sentimeter itu juga turut menghadirkan total 13 trofi ke raksasa ibukota Spanyol, termasuk tiga titel Liga Champions bareng Ronaldo.(*)

Artikel ini telah tayang di bolasport.com dengan judul ‘Sohib Cristiano Ronaldo Bongkar Sisi Brutal di Ruang Ganti Real Madrid’

Editor: Eddy Fitriadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved