Kamis, 9 April 2026

Internasional

Perusuh Gedung Capitol AS Mengklaim, Seorang Polisi Sebut: "Ini Rumahmu Sekarang"

Dua perusuh Capitol AS mengatakan kepada FBI, seorang petugas Capitol mengatakan kepada mereka.

Editor: M Nur Pakar
AP
Seorang perusuh dengan kemeja QAnon bergerak di lorong Capitol di luar ruang Senat, Washington DC pada Rabu (6/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM WASHINGTON - Dua perusuh Capitol AS mengatakan kepada FBI, seorang petugas Capitol mengatakan kepada mereka.

"Ini rumahmu sekarang," ketika para pemberontak menyerbu gedung Capitol pada 6 Januari 2021.

Menurut pengaduan oleh DOJ yang diajukan Kamis (14/1/2021), Bobby Bauer dan Jenny Bauer diidentifikasi.

Setelah penelepon tak dikenal memberi tahu Pusat Operasi Ancaman Nasional FBI.

Penelepon anonim itu tahu bahwa Bauer telah memposting foto-foto peristiwa itu ke akun Facebook bernama "BobtheBauer," kata pengaduan itu.

Menurut penelepon itu, satu gambar menunjukkan Bauer "di dalam gedung Capitol AS memberikan jari tengah ke kamera."

Baca juga: Gara-gara Bertanya, Apa Bisa Semua Penyerbu Gedung Capitol Ditangkap, FBI Langsung Bertindak

Pada 8 Januari 2021, Bauer memberi tahu agen FBI, dia dan istrinya melakukan perjalanan dari Kentucky ke DC untuk menghadiri pro-Trump pada 6 Januari.

Pasangan itu tinggal bersama sepupu Bauer, Edward Hemenway, di Virginia untuk sebagian dari perjalanan tersebut, menurut pengaduan tersebut. .

Ketiganya menghadiri rapat umum pro-Trump dan menuju ke Capitol setelah Presiden Trump mengatakan kepada orang banyak,

"Kami akan menyusuri Pennsylvania Avenue ke Capitol."

Bauer dan Hemenway memasuki gedung Capitol dan keduanya seorang petugas polisi menjabat tangan mereka dan berkata.

Baca juga: FBI Peringatkan Ancaman Demonstrasi Kekerasan di Capitol dan 50 Gedung DPR Negara Bagian

"Ini rumahmu sekarang."

Istri Bauer kembali ke hotel tidak ada bukti bahwa dia memasuki Capitol dengan keduanya.

Bauer mengatakan kepada pihak berwenang percaya polisi itu bertindak karena ketakutan.

Seorang juru bicara Kepolisian Capitol mengatakan kepada The Hill bahwa departemen meninjau video dan materi open source lainnya dari beberapa petugas Kepolisian Capitol.

Dikatakan, tampaknya melanggar peraturan dan kebijakan Departemen.(*)

Baca juga: Mantan Wakil Kepala FBI Nilai Trump Dapat Membuat Keamanan Nasional Berbahaya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved