Breaking News:

Internasional

Presiden Filipina Mengklaim, Kepresidenan Bukan Pekerjaan Wanita, Tepis Putrinya Jadi Capres

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan kepresidenan bukanlah pekerjaan bagi seorang wanita karena perbedaan emosional mereka dengan pria.

NOEL CELIS / POOL / AFP
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. 

SERAMBINEWS.COM, MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan kepresidenan bukanlah pekerjaan bagi seorang wanita karena perbedaan emosional mereka dengan pria.

Dia menepis spekulasi putrinya akan menggantikannya tahun depan.

"Putri saya tidak ikut lari dan Ssaya telah memberi tahu Inday untuk tidak lari karena saya kasihan," kataya.

"Dia tahu dia harus melalui apa yang saya alami," kata Duterte pada peluncuran proyek jalan raya, merujuk pada putrinya Sara, nama panggilannya.

"Ini bukan untuk wanita," tegasnya.

"Tahukah kamu, tatanan emosional seorang wanita dan pria sama sekali berbeda," ujarnya.

"Kamu akan menjadi bodoh di sini., jadi ... itulah kisah sedihnya," kata Duterte

Baca juga: Filipina Larang Kedatangan Warga dari 19 Negara, Ketakutan Atas Virus Corona Ganas dari Inggris

Filipina memiliki dua presiden wanita, Gloria Macapagal Arroyo dari 2001 hingga 2010 dan Corazon Aquino dari 1986 hingga 1992.

Dilansir Reuters, Sabtu (16/1/2021), Duterte (75) terkenal karena komentarnya yang sering dianggap menyinggung, seksis, dan misoginis.

Tetapi kantornya biasanya menyebut ucapannya sebagai lelucon yang tidak berbahaya.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved