Breaking News:

Vaksinasi

Sepak Bola tak Masuk dalam Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 Negara

Sementara itu, apabila nantinya tak dapat bantuan vaksin dari pemerintah, PT LIB pun siap membeli secara mandiri untuk semua peserta Liga 1 dan Liga 2

Editor: Ansari Hasyim
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita 

SERAMBINEWS.COM - PT Liga Indonesia Baru (LIB) ikut buka suara terkait kabar Cabang Olahraga (Cabor) sepak bola tak masuk dalam prioritas penerima vaksin Covid-19 negara.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendata sebanyak 17 cabor yang akan mendapat vaksin Covid-19 dari pemerintah dan cabor tersebut tak termasuk sepak bola.

Padahal sebelumnya PT LIB mengungkapkan harapannya agar sepak bola bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang akan mendapat vaksin dari pemerintah.

Apabila sepak bola mendapat bantuan vaksin, tentu saja Liga 1 dan Liga 2 diharapkan bisa masuk dalam bagian tersebut.

Direktur PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, mengatakan bahwa pihaknya sudah menyampaikan ke PSSI dan federasi yang mengajukan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Penggalangan Donasi Aceh untuk Sulbar Nyaris Menyentuh Setengah Miliar Rupiah

Baca juga: Penggalangan Donasi Aceh untuk Sulbar Nyaris Menyentuh Setengah Miliar Rupiah

Baca juga: Satgas Covid-19 Disdikbud Kota Banda Aceh Tingkatkan Pengawasan ke Sekolah-sekolah

"PSSI sedang berusaha mengajukan ke Kemenkes untuk mendapatkan vaksin Covid-19 untuk timnas Indonesia, dan juga untuk Liga 1, 2, dan 3," kata Hadian kepada BolaSport.com, Minggu (17/1/2021).

Hadian pun mengungkapkan harapannya, semoga pengajuan vaksin Covid-19 itu bisa segera direspon dengan baik, sehingga kompetisi bisa kembali bergulir.

"Kami berharap mudah-mudahan segera ada respon positif terkait vaksin tersebut," ucapnya.

Selain itu, Hadian juga mengungkapkan bahwa PT LIB masih menghitung-hitung kebutuhan vaksin yang harus dilakukan untuk klub Liga 1 dan Liga 2.

Sebab hal ini belum masuk dalam diskusi dengan klub-klub dalam pertemuan sebelumnya, Jumat, 15 Januari lalu.

"Tidak ada diskusi soal vaksin pada pertemuan sebelumnya. Dan ini kami masih hitung-hitung lagi secara detailnya seperti apa," ujar Hadian.

Apabila PSSI mendapatkan vaksin dari Kemenkes, nantinya PT LIB akan mengakomodir untuk penerima vaksin Liga 1 dan Liga 2.

Sementara untuk Liga 3 akan diberikan kepada Asosiasi Sepak Bola Provinsi (Asprov).

"Untuk vaksin pastinya Liga 1 dan Liga 2 karena Liga 3 kan bukan lagi di LIB melainkan di Asprov," tuturnya.

Sementara itu, apabila nantinya tak dapat bantuan vaksin dari pemerintah, PT LIB pun siap membeli secara mandiri untuk semua peserta Liga 1 dan Liga 2.

"Jikalau harus melakukan vaksin masndiri pun LIB siap," kata mantan Direktur Utama PT LAPI Divusi.

Dengan adanya vaksin Covid-19 ini pun diharapkan bisa secepatnya digunakan, sehingga nantinya kompetisi bisa kembali bergulir.

Sampai saat ini kompetisi sepak bola di Indonesia sudah dihentikan selama 10 bulan, sehingga kabar adanya vaksin menjadi angin segar.

Sementara itu, saat ini PT LIB masih menunggu keputusan PSSI terkait nasib Liga 1 yang akan diputuskan pada 20 Januari mendatang.(*)

Berita ini sudah tayang di bolasport.com dengan judul Sepak Bola Tak Masuk Prioritas Vaksin Covid-19, Begini Kata PT LIB

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved