Breaking News:

Fenomena Tanah Bergerak

Bupati Aceh Besar Undang Tiga Pihak Bahas Penanganan Dampak Tanah Bergerak di Kuta Cot Glie

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali tampak semakin serius menyikapi fenomena tanah bergerak di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dan Anggota DPR RI dari PKB, Irmawan, melihat lokasi tanah bergerak dan amblas di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Sabtu (16/1/2021). 

Laporan Yarmen Dinamika l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali tampak semakin serius menyikapi fenomena tanah bergerak di Gampong Lamkleng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar.

Setelah berkunjung langsung ke lokasi, mendirikan posko pemantau, dan mengevakuasi delapan keluarga dari blok longsoran itu pekan lalu, hari ini (Senin, 18/3/2021) Bupati Mawardi Ali memprakarsai rapat koordinasi (rakor).

Rakor tersebut dilaksanakan pukul 14.30 WIB di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.

Gedung ini terletak di pinggir jalan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda dari arah Kota Banda Aceh.

Agenda yang dibahas dalam rakor ini adalah penanganan kejadian bencana tanah longsor di Gampong Lamkleng.

Baca juga: Diduga, Ini Faktor Baru Penyebab Tanah Bergerak di Kuta Cot Glie, Aceh Besar

Untuk itu, Bupati Mawardi Ali sudah menyurati dan mengundang tiga pihak sebagai narasumber pada rakor tersebut.

Pihak yang diundang adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar untuk melaporkan secara kronologis dan detail fenomena tanah bergerak tersebut.

Pihak kedua yang diundang adalah tim Universitas Syiah Kuala (USK).

Halaman
12
Penulis: Yarmen Dinamika
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved