Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Pemkab Pidie Jaya Alokasikan Dana APBG 2021 Bagi 222 Gampong, Ini Rinciannya

Rata-rata setiap gampong di Pidie Jaya dapat mengelola dana mulai Rp 700 juta hingga Rp 1 Miliar. 

Serambinews.com
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Bin Abbas 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) mengalokasikan dana sebesar Rp 165.862.465.000 Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) 2021 serta Dana Gampong (DG) Rp 41.292.609.273 atau secara keseluruhan mencapai Rp 207.154.855.273 bagi 222 gampong yang tersebar di delapan kecamatan.

Bupati Pijay, H Aiyub Bin Abbas bersama Wakil Bupati, H Said Mulyadi SE MSi kepada Serambinews.com, Senin (18/1/2021) mengatakan, alokasi dana APBG ini sebagaimana di maksud dalam Peranturan Menteri Desa Tertinggal No 13 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa. 

"Sesuai Daftar Isian Penggunaan Anggaaran (DIPA) tahun 2021 ini Pemkab Pijay mengalokasikan dana Rp 165,8 Miliar bagu 222 gampong salam mengakomodir segala kebutuhan masyarakat baik pengembangan perekomian maupun infrastruktur yang menjadi skala prioritas yang menyahuti segala hajat hidup warga," ujar Aiyub Bin Abbas.

Selain itu juga pihak Pemkab Pijay juga turut mengalokasikan Dana Gampong (DG) sebesar Rp 41.292.609.273 sehingga dengan sendirinya, jumkah dana secara keseluruhan untuk seluruh gampong telah mencapai Rp 207.154.855.273.

Dengan demikian rata-rata setiap gampong di Pijay mendapat pengelolaan dana mulai Rp 700 juta hingga Rp 1 Miliar. 

Dengan kekuatan dana yang dimiliki sebesar itu, saya sangat berharap agar segenap keuchik bersama aparatur gampong senantiasa dapat dimamfaatkan dengan sebaik-baik mungkin dalam mengakomodir segala kebutuhan dengan bijaksana dan strategis dengan penentuan kebijakan asas musyarawarah serta menghindati potensi konflik kepentingan.

Selain itu juga Wakil Bupati, H Said Mulyadi berharap bahwa tujuan dari Permendes Nomor 13 Tahun 2020 adalah memberikan arah prioritas penggunaan Dana Gampong Tahun 2021 untuk pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional, dan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung pencapaian ADG secara maksimal dalam mewujudkan kesejahteraan bagi segenap masyarakat.(*)

Baca juga: Ulama Kharimatik Aceh Habib Muhammad Meninggal Dunia, Fadhil Rahmi Posting Rencana UAS yang Gagal

Baca juga: BREAKING NEWS - KIP Aceh Finalisasi Tahapan Pilkada Aceh Tahun 2022

Baca juga: Anak Gajah Ditemukan di Pinggir Jalan dengan Bekas Luka dan Tak Bernyawa, Diduga Ditabrak Truk

Baca juga: Kisah Ahmad Nur, Pemuda Bersorban dan Wajah Penuh Tato, Ingin Jadi Pendakwah, Hafiz 24 Juz Al-Quran

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved