Breaking News:

Internasional

Donald Trump Dituding Berbicara Dengan Presiden Rusia Selama Penyerbuan Gedung Capitol AS

Presiden AS Donald Trump dituding menelpon Presiden Rusia Vladimir Putin saat pendukungnya menyerbu Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021.

The New York Times
Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump dituding menelpon Presiden Rusia Vladimir Putin saat pendukungnya menyerbu Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021.

Hal itu disampaikan oleh mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Ketua DPR Pelosi berbicara dengan Clinton untuk podcast 'You and Me Both' pada Senin (18/1/2021).

Mantan menteri luar negeri itu mengatakan akan senang melihat Trump mengetahui apakah dia telah berbicara dengan Putin pada 6 Januari 2021.

Pelosi menanggapi dengan mengatakan "Putin ingin merusak demokrasi Amerika dan Trump melihat jalan Putin.

Baca juga: Mantan Wartawan Perang Beberkan Video Penyerbuan Gedung Capitol AS

Dia mengatakan kerusuhan Capitol adalah hadiah untuk Putin dan orang-orang yang menyerbu gedung adalah "boneka Putin."

“Orang-orang ini, tanpa sepengetahuan mereka, mereka adalah boneka Putin," kata Pelosi.

"Mereka melakukan bisnis dengan Putin ketika menyerbu Capitol atas hasutan pemberontakan oleh presiden Amerika Serikat," katanya.

"Jadi ya, kita harus memiliki komisi 9/11, dan ada dukungan kuat di Kongres untuk melakukan itu,” tambahnya.

Partai Demokrat DPR, yang dipimpin Pelosi, pekan lalu memperkenalkan artikel pemakzulan Trump.

Baca juga: Perusuh Gedung Capitol AS Mengklaim, Seorang Polisi Sebut: Ini Rumahmu Sekarang

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved