Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh Minta Jangan Beri Ruang Bagi Pelanggar Syariat

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Musriadi Aswad, SPd MPd, menegaskan jangan berikan sedikit pun...

For Serambinews.com
Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad SPd MPd. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Musriadi Aswad SPd MPd, menegaskan jangan berikan sedikit pun ruang bagi pelanggar syariat Islam di Kota Banda Aceh, baik itu pelanggar khalwat, khamar dan maisir maupun jenis pelanggaran syariat lainnya.

“Aparat penegak hukum dan masyarakat harus membersihkan pelanggar syariat Islam di Banda Aceh yang kita cintai ini,” tegas Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Selasa (19/1/2021).

Hal dimaksud, terkait keberhasilan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, mengamankan pasangan khalwat, di kawasan Pelabuhan Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, akhir pekan lalu, saat melaksanakan patroli rutin.

Ia pun, memberikan apresiasi kepada petugas Satpol PP dan WH yang selama ini intens dan terus mengawal pelaksanaan syariat Islam di kota ini.

Untuk itu, Musriadi meminta kepada semua instansi dan masyarakat mendukung dan harus bekerja sama dengan Satpol PP dan WH dalam upaya-upaya menertibkan serta membersihkan para pelanggar syariat Islam di Kota Banda Aceh.

Baca juga: Tenaga Honor Kejari Dua Kali Pasok Sabu ke Rutan Sigli, Satu Masuk DPO

Baca juga: Penanganan Kebakaran di Bandar Baru Sering Tak Maksimal, Begini Harapan Masyarakat

Baca juga: WHO Prihatin Atas Distribusi Vaksin Virus Corona, Israel Sudah Suntik Warga, Palestina Belum Dapat

“Hukuman wajib diterapkan bagi siapapun yang melanggar syariat di kota gemilang ini. Dimana penegakan syariat islam tidak pandang bulu, apakah itu pejabat atau pun masyarakat, semua sama dan akan dieksekusi atas setiap pelanggaran, khususnya para pelanggar Qanun Jinayah,” harapnya.

Musriadi Aswad menyampaikan, dirinya selaku anggota DPRK sangat mendukung semua langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah kota dibawah kepemimpinan Wali Kota H Aminullah Usman SEAk MM dan Wakil Wali Kota, Drs H Zainal Arifin yang telah menegaskan bahwa Banda Aceh sebagai kota bersyariat.

“Kami mengapresiasi komitmen dari wali kota dan wakil wali kota dalam penerapan syariat Islam dan mendukung kebijakan-kebijakan Pemko Banda Aceh tersebut dalam upaya-upaya menertibkan pelanggar qanun syariat,” ujarnya.

Begitupun, anggota DPRK Banda Aceh Dapil Kecamatan Ulee Kareng-Syiah Kuala ini menerangkan bahwa tak terlepas dari cita-cita bersama dimana Banda Aceh harus bersih dari maksiat.

“Peran serta dan dukungan semua elemen masyarakat dan warga menjadi pilar utamakan untuk penegakan syariat di kota ini,” tuturnya.

Pun demikian, dalam upaya mewujudkan cita-cita bersama tersebut, Musriadi juga berharap semua elemen pemerintahan dan masyarakat Aceh serta warga kota ikut mendukung dalam memperjuangkan syariat di Ibu Kota Provinsi Aceh ini. 

“Perlu diketahui Banda Aceh merupakan representasi dari seluruh wilayah Aceh harus menjadi contoh dalam penerapan syariat Islam. Karenanya dibutuhkan peran serta semua pihak agar Banda Aceh dalam nuansa syariah," demikian Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh. Musriadi Aswad SPd MPd.(*)

Baca juga: RSUD Nagan Raya Masih Batasi Pengunjung Pasien, Tambah Seorang Dokter Paru

Baca juga: Bripka Yudi, Anggota Polisi yang Meninggal Kecelakaan, Tinggalkan Istri & Dua Anak yang Masih Kecil

Baca juga: Penanganan Kebakaran di Bandar Baru Sering Tak Maksimal, Begini Harapan Masyarakat

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved