Internasional
Palestina Mengharapkan Vaksin Covid-19 Sputnik V dari Rusia Pada Akhir Pekan Ini
Warga Palestina diperkirakan akan menerima gelombang pertama vaksin Covid-19 pada akhir pekan ini. Saat bersamaan, lebih dari seperempat tetangga
SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Warga Palestina diperkirakan akan menerima gelombang pertama vaksin Covid-19 pada akhir pekan ini.
Saat bersamaan, lebih dari seperempat tetangga mereka di Israel telah diinokulasi.
Otoritas Palestina (PA) telah memesan vaksin Sputnik V Rusia.
Dia berharap dapat memberikan kepada 50.000 penduduk pada Maret 2021, setelah minggu lalu memberikan persetujuan darurat.
Pada Selasa (19/1/2021) pagi, 28 persen dari 9 juta warga Israel telah menerima setidaknya satu dosis.
Israel belum memperpanjang program menggunakan vaksin oleh Pfizer / BioNTech dan Moderna Inc., kepada 3,1 juta warga Palestina di Tepi Barat.
Atau 2,1 juta di Jalur Gaza, yang dijalankan oleh saingan PA, kelompok Hamas.
Baca juga: WHO Prihatin Atas Distribusi Vaksin Virus Corona, Israel Sudah Suntik Warga, Palestina Belum Dapat
Abdel Hafiz Nofal, Duta Besar Palestina untuk Rusia, mengatakan akan mengirim 5.000 dosis vaksin ke Tepi Barat pada akhir minggu ini.
Dikatakan, tidak akan ada biaya untuk pengiriman pertama ini.
"Kami sedang bekerja untuk mencapai kesepakatan dengan pemerintah Rusia untuk membeli 100.000 dosis, yang cukup memvaksinasi 50.000 orang," kata Nofal kepada Reuters.
Nofal membayangkan kesepakatan itu akan terjadi pada Februari 2021.
Dia mengatakan 100.000 adalah jumlah paling banyak dari Moskow yang bisa dijual ke PA bulan itu.
Kementerian Kesehatan Israel mengatakan telah menyetujui impor tersebut.
Baca juga: 178.000 Warga Arab Saudi Telah Mendapat Suntikan Vaksin Virus Corona
Seorang pejabat Israel mengatakan gelombang pertama dosis Sputnik V dapat tiba pada Selasa (19/1/2021) melalui perbatasan Tepi Barat dengan Yordania.
Tetapi kemudian mengatakan telah terjadi penundaan.
Harga ekspor standar Rusia untuk Sputnik V dua dosis adalah 18 dolar AS.
Tetapi PA yang kekurangan uang mencoba untuk menegosiasikan diskon, kata Nofal.
Pejabat kesehatan Palestina mengatakan antrean pertama untuk vaksin adalah tenaga medis, orang tua dan mereka yang menderita penyakit kronis.(*)
Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Larang Vaksin Virus Corona dari AS dan Inggris
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/vaksin-covid-19-dari-rusia.jpg)