Breaking News:

Berita Pidie

Terjerat Kredit Sepmor, Tenaga Kontrak Kejari Pidie Pasok Sabu ke Rutan Sigli, Terima Upah Rp 1 Juta

Sabu tersebut diperoleh ND dari napi berinisial AD yang sedang menjalani hukuman kasus yang sama di Rutan Kelas II B Sigli.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Imran Thayib
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Kepala BNNK Pidie, AKBP Sulaiman menggelar konferensi pers menyusul penangkapan ND sebagai kurir sabu di kantor BNNK setempat, Selasa (19/1/2021). 

Laporan Muhammad Nazar    |  Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Terjerat kredit sepeda motor membuat ND (41) warga Gampong Tampieng Tunong, Kecamatan Indrajaya, Pidie bertindak nekat.

Ternyata, dia sudah dua kali lolos saat memasok sabu ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sigli.

Tersangka yang bekerja sebagai tenaga kontrak cleaning service di Kejari Pidie, menyembunyikan sabu di kantong celananya.

Bahkan, ketika memasok barang haram itu, dia bisa mengelabui petugas rutan tanpa ada pemeriksaan.

ND kepada wartawan secara terbuka mengakui, ia nekat menjadi kurir sabu karena butuh dana untuk membayar kredit sepeda motor (sepmor).

ND diberikan upah untuk mengantar sabu ke Rutan Sìgli sebesar Rp 1 juta.

Baca juga: 100 Warga Terobos Rumah Sakit Bawa Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Kapolres: Jelas Melanggar Aturan

Baca juga: Raja Salman Sampaikan Belasungkawa ke Korban Gempa Indonesia, 88 Orang Dinyatakan Meninggal

Baca juga: Banjir Bandang di Puncak Bawa Material Lumpur dan Kayu, 400 Warga Dievakuasi hingga Rumah Hilang

Sabu tersebut diperoleh ND dari napi berinisial AD yang sedang menjalani hukuman kasus yang sama di Rutan Kelas II B Sigli.

"Saya sudah dua kali memasok sabu ke Rutan Sigli. Sabu tersebut saya masukkan di kantong tanpa diperiksa petugas rutan," jelasnya.

Menurutnya, dia tertarik menjadi kurir karena ajakan dari napi AD.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved