Internasional
Vaksin Covid-19 Kedua Rusia, EpiVacCorona Diklaim 100% Efektif
Kandidat vaksin kedua Covid-19 Rusia yang dikenal sebagai EpiVacCorona, terbukti 100% efektif dalam uji coba tahap awal.
SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Kandidat vaksin kedua Covid-19 Rusia yang dikenal sebagai EpiVacCorona, terbukti 100% efektif dalam uji coba tahap awal.
Pengawas Kesehatan Konsumen Rusia, Rospotrebnadzor melaporkan kepada media lokal pada Selasa (19/1/2021).
Data, berdasarkan uji coba Fase I dan II, dirilis sebelum dimulainya pada uji coba Fase III yang lebih besar melibatkan ribuan peserta dan kelompok plasebo sebagai pembanding.
"Efektivitas vaksin terdiri dari efektivitas imunologi dan efektivitas pencegahan," lapor kantor berita TASS, mengutip Rospotrebnadzor.
"Menurut hasil uji klinis fase pertama dan kedua, efektivitas imunologi dari vaksin EpiVacCorona adalah 100%," tambahnya.
Baca juga: Ujicoba Vaksin Covid-19 Sputnik-AstraZeneca dan Oxford Pada Manusia di Sejumlah Negara Februari 2021
Studi Tahap I dan II menguji keamanan, efek samping, dan imunogenisitas vaksin potensial pada 100 orang berusia 18-60 tahun, menurut register uji coba negara bagian.
Biasanya tes vaksin tahap awal pada manusia didasarkan pada pembacaan darah yang menunjukkan tanggapan kekebalan peserta yang belum terpapar virus.
Sedangkan hasil uji coba tahap akhir yang lebih besar didasarkan pada infeksi aktual yang diderita peserta dalam kehidupan normal mereka.
Rusia mulai menguji EpiVacCorona, yang sedang dikembangkan oleh Institut Vektor Siberia, pada November 2020.
Awal bulan itu, Moskow mengatakan vaksin lain yang disetujui, Sputnik V, 92% efektif melindungi orang dari Covid-19 berdasarkan hasil sementara.
Baca juga: Norwegia Ubah Pengguna Vaksin Covid-19 Pfizer, Orang Sakit Parah Dilarang
Rusia mengatakan dapat menginokulasi 60% populasinya untuk melawan Covid-19 tahun ini.
Meskipun vaksin Sputnik V telah tersedia di Moskow, peluncurannya di seluruh negeri berjalan lambat.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan vaksinasi massal dimulai minggu ini.
EpiVacCorona akan digunakan dalam vaksinasi massal mulai Maret 2021, kata Wakil Perdana Menteri Tatiana Golikova kepada kantor berita Interfax.
Rusia telah melaporkan 3.612.800 kasus virus Corona, total tertinggi keempat di dunia.
Korban tewas akibat virus mencapai 66.623 orang.(*)
Baca juga: Ayatollah Ali Khamenei Larang Vaksin Virus Corona dari AS dan Inggris
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/vaksin-kedua-rusia-epivaccorona.jpg)