Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Banjir Kiriman dari Simpang Jernih Aceh Timur Meluas ke Aceh Tamiang, Jalan Raya Tergenang

Derasnya air sungai kiriman dari Simpang Jernih membuat terjadi luapan air hingga menggenangi jalan raya.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Warga
Aparatur Kampung Rantaupakam bersama Babinsa saat mengecek ketinggian air dampak banjir kiriman dari Simpang Jernih, Aceh Timur, Rabu (20/1/2021). Sejak siang, luapan air sungai sudah menjangkau jalan raya dan merendam sebagian rumah. 

Derasnya air sungai kiriman dari Simpang Jernih membuat terjadi luapan air hingga menggenangi jalan raya.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Dampak banjir di Simpang Jernih, Aceh Timur semakin meluas hingga menjangkau kawasan pesisir Aceh Tamiang, Rabu (20/1/2021).

Salah satu daerah terdampak langsung adalah Rantaupakam, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang.

Derasnya air sungai kiriman dari Simpang Jernih membuat terjadi luapan air hingga menggenangi jalan raya.

Luapan air sungai ini mulai terjadi selepas zuhur dan hingga menjelang malam belum menunjukkan tanda surut.

“Beberapa rumah sudah mulai terendam, kalau bertambah terus kirimannya bisa semakin parah,” kata Datok Penghulu Kampung Rantaupakam, Ruslan.

Baca juga: Petugas Dishub Sita Plang Parkir Khusus Pelanggan di Seluruh Depan Toko di Kota Banda Aceh

Baca juga: Ternyata, Amanda Manopo Pernah Nikah di Usia 18 Tahun, Siapa Mantan Suaminya? Ini Kisahnya

Baca juga: Timbangan Pedagang Kualasimpang Ditera Ulang

Ruslan menjelaskan banjir ini tidak terlepas karena kondisi tanggul yang sama sekali belum diperbaiki.

Beberapa titik celah tanggul membuat air mengalir ke pemukiman dengan deras.

“Sejak rusak seminggu lalu, sama sekali belum ada perbaikan. BPBD cuma datang tengok-tengok saja,” ucapnya.

Meski ketinggian air sudah merendam sebagian rumah, Ruslan menyebut belum ada proses evakuasi atau arus pengungsian.

Bahkan dapur umum yang sempat dibuka BPBD di dekat kantor datok penghulu sudah ditutup karena tidak ada yang jaga.

“Dapur umum sudah lama kita tutup, tidak ada yang jaga dan tidak ada yang masak,” kata Ruslan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved