Rabu, 3 Juni 2026

Luar Negeri

Jack Ma Muncul di Video Berdurasi 50 Detik, Dimana Keberadaannya Sekarang?

Miliarder Jack Ma akhirnya muncul di hadapan publik setelah berbulan-bulan dikabarkan menghilang.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Reuters
Miliarder China Jack Ma 

SERAMBINEWS.COM - Miliarder Jack Ma akhirnya muncul di hadapan publik setelah berbulan-bulan dikabarkan menghilang.

Pendiri Alibaba dan Ant Group itu hadir dalam acara tahunan yang ia selenggarakan untuk mengenali tenaga kependidikan di pedesaan pada Rabu (20/01/2021).

Pendiri Alibaba sekaligus miliarder asal China, Jack MA, akhirnya muncul dalam sebuah video yang dirilis oleh media milik pemerintah China, Global Times.

Sebelumnya, Jack Ma dilaporkan “menghilang” karena sudah tidak muncul selama berpekan-pekan lamanya.

Global Times merilis video berdurasi 50 detik yang berisi pernyataan Jack Ma di akun Twitter-nya pada Rabu (19/1/2021).

Dalam video tersebut, Jack Ma berbicara kepada 100 guru pedesaan di seluruh China sebagai bagian dari acara Penghargaan Guru Pedesaan Jack Ma.

Melansir Bloomberg, pengusaha terkenal di Tiongkok itu berbicara kepada para guru melalui siaran langsung tentang bagaimana dia akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk kegiatan filantropis.

“Belakangan ini, saya dan rekan kerja saya belajar dan berpikir. Kami membuat resolusi yang lebih tegas untuk mengabdikan diri pada filantropi pendidikan,” ujar Ma dalam sesi yang berlangsung.

“Bekerja keras untuk revitalisasi pedesaan dan kemakmuran bersama adalah tanggung jawab generasi pengusaha kita,” lanjutnya.

Qingqing Chen, reporter kepala Global Times News, mencuit video Jack Ma sedang memberikan ceramah kepada guru pedesaan dalam acaranya.

“Ma, yang dulunya adalah seorang guru bahasa Inggris dan pendiri #Alibaba, juga memberikan harapan kepada guru desa melalui video pada hari Rabu, mengatakan biasanya kegiatan tersebut diadakan di Sanya, Hainan selatan tetapi tahun ini, karena #Covid19 dilakukan melalui konferensi video.” cuit lengkap Chen.

Pihak Ant mengonfirmasi keaslian video tersebut melalui email yang ditujukan kepada Bloomberg.

Meskipun belum diketahui keberadaannya, kemunculan Ma di forum publik dapat meredam desas-desus tentang nasibnya selama ini.

Dilansir dari Business Insider, penghargaan tersebut merupakan penghargaan dari Jack Ma untuk guru-guru berprestasi di wilayah miskin dan terpencil di China.

"Baru-baru ini, kolega saya dan saya telah belajar dan berpikir. Kami membuat resolusi yang lebih tegas untuk mengabdikan diri pada filantropi pendidikan," kata Jack Ma dalam video tersebut.

"Bekerja keras untuk revitalisasi pedesaan dan kemakmuran bersama adalah tanggung jawab generasi pengusaha kita," imbuh Jack Ma.

Kendati demikian, waktu dan tanggal pengambilan video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Keberadaan Jack Ma sebelum video itu dirilis menjadi pertanyaan besar yang menyeruak di seluruh dunia.

Bahkan, Jack Ma tidak hadir dalam final acara Africa's Business Heroes, sebuah reality show bikinan dia sendiri.

Posisinya sebagai juri digantikan oleh seorang eksekutif Alibaba.

Dan selama beberapa bulan terakhir, China telah menindak kerajaan bisnis sang maestro teknologi tersebut.

Ma hilang dari hadapan publik sejak awal November ketika regulator Tiongkok menggagalkan initial public offering (IPO) Ant Group senilai US$ 35 miliar.

Membuat pihak Tiongkok memperketat regulasi fintech, memerintahkan perombakan Ant dan meluncurkan penyelidikan anti-monopoli terhadap Alibaba yang dilakukan dalam rentang beberapa hari saja.

Kemunculan kembali Ma dapat membantu memadamkan rumor yang terus-menerus tentang nasibnya.

Sementara itu regulator China masih terus melakukan penyelidikan terhadap raksasa keuangan online Ant Group Co. dan Alibaba Group Holding Ltd terkait persaingan usaha.  

Ma tidak terlihat publik sejak awal November tahun lalu, ketika regulator China menggagalkan IPO Ant senilai US$ 35 miliar.

Regulator memperketat regulasi fintech, lalu memerintahkan perombakan Ant dan meluncurkan penyelidikan antitrust terpisah ke Alibaba. Semua itu dilakukan China hanya dalam beberapa hari.

Serangan terhadap kerajaan korporasi Ma yang bernilai triliunan dolar merangkum kampanye yang lebih luas untuk mengendalikan generasi raksasa teknologi China yang sekarang dipandang Beijing sebagai pemegang kendali yang terlalu besar atas ekonomi nomor dua dunia itu. 

Aksi terburu-buru regulator China itu menunjukkan bagaimana Beijing telah kehilangan kesabaran dengan kekuatan besar dari para penguasa teknologi, yang sekarang dianggap sebagai ancaman bagi stabilitas politik dan keuangan China.

Pada akhir Desember 2020, regulator China meluncurkan penyelidikan antitrust ke Alibaba, perusahaan e-commerce terbesar di “Negeri Panda”.

Sebelumnya, Pada November 2020, China menghentikan proses penawaran saham perdana (IPO) Ant Group, perusahaan financial technology yang didirikian oleh Jack Ma.

Sebelum "menghilang", pendiri Alibaba yang berusia 56 tahun itu secara terbuka mengkritik sistem regulasi keuangan China dalam sebuah konferensi di Shanghai.

Setelah itu, Jack Ma belum muncul lagi di hadapan publik bahkan absen dalam final acara Africa's Business Heroes.

Awal bulan ini, reporter CNBC David Faber mengatakan tidak mungkin Jack Ma "ditangkap" oleh negara China.

Faber berasumsi Jack Ma kemungkinan besar bersembunyi di Hangzhou, tempat Alibaba bermarkas.

Jack Ma sendiri mengundurkan diri sebagai Chairman Alibaba pada 2019.

Dia sempat menjadi orang terkaya di China dengan total kekayaan senilai lebih dari 60 miliar dollar AS (Rp 843 triliun).

Namun, Jack Ma dikabarkan telah kehilangan miliaran dollar AS selama beberapa bulan terakhir karena China telah memperketat aturan untuk industri financial technology.

Kini, Jack Ma sekarang ditaksir sekitar 52,9 miliar dollar AS (Rp 744 triliun), menjadikannya sebagai orang terkaya keempat di China, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Perwakilan Ant Group dan Alibaba dan tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Business Insider  mengenai video yang dirilis oleh Global Times tersebut.

Baca juga: Banjir Simpang Jernih Mulai Berimbas ke Aceh Tamiang

Baca juga: Tragedi Black January Azerbaijan, Peristiwa Pembantaian yang Mempercepat Runtuhnya Soviet

Baca juga: Menang Pilkada, Ridwan Kamil Bantu Mencarikan Calon Bu Wabup untuk Sahrul Gunawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikabarkan Hilang, Jack Ma Muncul di Video Berdurasi 50 Detik",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved