Berita Pidie
SMPN 2 Delima, Pidie Terendam Banjir, Ratusan Pelajar Diliburkan
Di dalam ruangan kelas air mencapai 1 meter sedangkan di halaman bisa 1 meter lebih.
Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
Di dalam ruangan kelas air mencapai 1 meter sedangkan di halaman bisa 1 meter lebih.
Laporan Nur Nihayati | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Banjir di wilayah Kabupaten Pidie belum surut seluruhnya.
Pada Kamis (21/1/2021) pagi giliran SMPN 2 Delima, Pidie yang dilanda banjir kiriman.
Akibatnya ratusan pelajar diliburkan karena semua ruang kelas masih tergenang banjir, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa.
Di dalam ruangan kelas air mencapai 1 meter sedangkan di halaman bisa 1 meter lebih.
Kepala Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Pidie, Drs Sufyan MPd kepada Serambinews.com mengatakan, sebetulnya sekolah lain yang sebelumnya dilanda banjir kini sudah surut.
Nah, pagi ini dapat laporan SMPN 2 Delima dilanda banjir yang diperkirakan air buangan dari lingkungan sekitar.
Lokasi sekolah itu persis bersisian dengan Pasar Grong-grong dan Masjid.
Baca juga: Di Aceh Barat, Lebih dari 5.000 Orang Antre untuk Naik Haji, Setahun Cuma Dapat Kuota 160 Kursi
Baca juga: VIDEO - Viral Anak SD Nyanyi Sambil Main Gitar Ungkap Isi Hati
Baca juga: VIDEO Trending Twitter, Nobita Menikah dengan Shizuka di Stand By Me Doraemon 2
"Bangunan di dalam rendah sehingga tiap tahun sering banjir.
Cuma di saat beberapa hari lalu wilayah lain banjir, sekolah ini masih aman, pagi ini baru terjadi banjir," jelas Sufyan.
Air masuk diperkirakan sejak Kamis dinihari (tadi malam) sebagian besar guru maupun petugas di SMPN 2 Delima telah mengantisipasi memindahkan barang-barang ke lokasi lebih tinggi.
"Mereka sudah memindahkan komputer dan buku-buku ketika air mulai naik," jelasnya.
Sebenarnya, tambah Sufyan pelajar banyak datang tapi tidak bisa masuk ke sekolah karena air sedang naik. Sehingga mereka pulang kembali melihat kondisi air masih tinggi.
Di depan sekolah juga ada saluran kondisinya juga air meluber hingga masuk ke pekarangan sekolah.
Di tempat terpisah, Bupati Pidie, Roni Ahmad, SE (Abusyik) memerintahkan Dinas terkait untuk menangani korban banjir di Kabupaten Pidie secara cepat dan tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Abusyik di Lampoh tuah, Gampong Grong-grong, Kecamatan Grong-grong, Kabupaten Pidie, saat memantau proses penanganan banjir di sepanjang aliran sungai Grong-grong, Rabu malam (20/1/2021).
Abusyik turun langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa segala sesuatu dalam hal penanganan kebencanaan di wilayah Pidie berjalan dengan baik.
Di waktu berbeda Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, ST juga meninjau ke Peudaya, Kecamatan Padang Tiji, dan Puli, Kecamatan Pidie.
Sebelumnya Abusyik sudah mengintruksikan Dinas Sosial, BPBD dan Dinas PUPR supaya cepat menangani permasalahan di lapangan.
Bupati juga meminta para Camat agar fokus memantau situasi lapangan.
"Saya mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap bencana banjir, apalagi hujan yang terus mengguyur wilayah Pidie," harap Abusyik.
Abusyik juga meminta Dinas terkait untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan dalam kondisi tanggap darurat, termasuk kebutuhan di lokasi dan posko pengungsi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/f010233.jpg)