Breaking News:

PUPR Aceh Diminta Realisasikan Proyek DAK, Jangan Sampai Kena Refocusing Lagi

Sekda Aceh, Taqwallah, Jumat (22/1/2021) melakukan sidak ke Dinas PUPR Aceh dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), kembali mengingatkan kepada dinas

SERAMBINEWS/HERIANTO
Sekda Aceh dr Taqwallah MKes melakukan sidak Program BEREH di Dinas PUPR Aceh, Jumat (22/1/2021) 

BANDA ACEH - Sekda Aceh, Taqwallah, Jumat (22/1/2021) melakukan sidak ke Dinas PUPR Aceh dan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), kembali mengingatkan kepada dinas tersebut untuk segera mempersiapkan dan melaksanakan proyek yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) 2021.

“Alokasi DAK yang bersumber dari APBN dan sedikit itu, jangan lagi kena refocusing oleh Menkeu,” kata Taqwallah, kepada Plt Kadis PUPR Aceh, Ir Mawardi dan Plt Direktur RSIA, dr Hanif pada acara sidak Program BEREH.

Dikatakan, berdasarkan DIPA APBN Aceh 2021 yang sudah diserahkan Presiden kepada Gubernur pada Desember 2020 lalu dan laporan Dirjen Perbendaharaan Negara, Dinas PUPR Aceh, tahun ini menerima alokasi DAK senilai Rp 64,364 miliar. Sementara RSIA mendapat alokasi Rp 1,3 miliar. “Namun dari  laporan dari Ditjen Perbendaharaan Negara, belum ada SKPA di Aceh yang mengajukan usulan pencairan dana DAK 2021,” tandasnya.

Pada sidak ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Kamis (21/1) kemarin, kata Taqwallah, ia juga sudah memerintahkan Plt Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir Khairil, untuk memproses perencanaan tahapan pelaksanaan proyek DAK 2021. Tahun ini, dinas tersebut mendapat alokasi dana DAK fisik senilai Rp 4,9 miliar.

Hal yang sama juga disampaikan Sekda Aceh itu, pada saat melakukan sidak program BEREH ke Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan di Lampulo.

Ia mengatakan, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, pada tahun ini, mendapat alokasi dana DAK senilai Rp 10,4 miliar. Tapi tahapan pelaksanaan kegiatan proyeknya, belum dibuat, dan ia minta kepada Plt Kadis DKP Aceh, Ir Aliman untuk segera membuat, tahapan rencana pelaksanaan kegiatan proyek DAK nya.

Peringatan yang serupa terkait dana DAK juga disampaikan Sekda Aceh dr Taqwallah M.Kes dalam sidaknya ke Dinas Pendidikan Aceh, pada hari kamis kemarin.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Aceh, pada tahun ini mendapat alokasi DAK cukup besar Rp 1,6 triliun. Dari DAK nonfisik Rp 1,4 trilliun dan DAK Fisik Rp 207 miliar. Kalau DAK nonfisik, kata Taqwallah, sifat penyaluran dananya menunggu tahapannya, seperti dana BOS. Tapi DAK fisik, program dan kegiatan berupa pengadaan barang dan pembangunan fisik, segera dilaksanakan dan diusul lelang terbukanya.

Pagu anggran  DAK Fisik Disdik Aceh  cukup besar sekitar Rp 207 miliar. Tolong Kadisnya bersama Sekretaris dan Kepala Bidang, tahapan pelaksanaan kegitan dana DAK fisik pendidakan dibuat dan dilaksanakan.

Selain Dinas Pendidikan, kata Sekda Aceh itu, ada beberapa SKPA lain yang menerima alokasi dana DAK, tapi belum buat tahapan perencanaan untuk pelaksanaan kegitannya. Antara lain Dinas Kesehatan Rp 14 miliar, RSUZA Rp 12,5 miliar.

Kemudian Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rp 6,4 miliar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rp 4,9 miliar dan lainnya. Jika dana DAK tahun ini, bisa direalisasikan sebesar  100 persen, pada tahun tahun depan alokasi dana DAK Aceh bisa bertambah. Total dana DAK Aceh tahun ini berkisar Rp 1,6-Rp 1,7 triliun.

Di sela-sela menyiapkan pelaksanaan proyek dana DAK fisik 2021, kata Sekda Aceh, dinas dan badan terus mempersiapkan pelaksanaan program dan kegiatan yang dananya bersumber dari APBA 2021, terutama dari dana otsus, bagi hasil pajak dan sumber lainnya.

Persiapan pelaksanaan tahapan pelaksanaan program dan kegiatan proyek APBA 2021 itu, tidak hanya untuk proyek fisik dan pengadaan yang akan dilelang, tapi kegiatan non fisik seperti pelatihan dan sejenisnya, harus sudah disiapkan pada bulan ini, rencana tahapan pelaksanaannya.

Dokumen RKA APBA 2021, kata Taqwallah, pada hari Senin dan Selasa kemarin, sudah diteken sembilan orang anggota TAPA. Dan jika internet pengiriman data keuangan daerah ke pusat, hari ini telah lancar kembali, aktivitas pelaksanaan kegiatan APBA 2021, sudah bisa dimulai, sejak minggu ini. “Jadi, semakin cepat kita memulai sebuah tahapan rencana pelaksanaan kegiatan, semakin bagus, dan akan memberikan hasil yang maksimal,” tandas Taqwallah.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved