Breaking News:

Internasional

AS Kutuk Serangan Udara ke Riyadh, Bersumpah Melindungi Kerajaan

Pemerintah AS pada Minggu (24/1/2021) mengutuk serangan udara ke Riyadh, Arab Saudi oleh milisi Houthi.

Foto: Saudi Press Agency
Polisi Arab Saudi atur lalulintas di jalanan Riyadh. 

SERAMBINEWS.COM, CHICAGO - Pemerintah AS pada Minggu (24/1/2021) mengutuk serangan udara ke Riyadh, Arab Saudi oleh milisi Houthi.

AS menegaskan siapa pun yang mencoba merusak stabilitas Kerajaan akan dimintai pertanggungjawaban.

Serangan di ibu kota Saudi pada Sabtu (23/1/2021) yang digagalkan oleh pertahanan udara.

"Tampaknya ada upaya untuk menargetkan warga sipil," kata Departemen Luar Negeri.AS, lansir ArabNews, Minggu (24/1/2021).

"Serangan semacam itu melanggar hukum internasional dan merusak semua upaya untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas," katanya.

“Kami akan terus berupaya mengurangi ketegangan di kawasan itu melalui diplomasi," ujar Deplu AS.

"Termasuk mengakhiri perang di Yaman," tambahnya.

"Kami juga akan membantu mitra kami, Arab Saudi, mempertahankan diri dari serangan di wilayahnya dan menahan mereka mencoba merusak stabilitas," katanya.

Baca juga: Warga Arab Saudi Lihat Ledakan di Udara, Drone Houthi Targetkan Ibu Kota Riyadh

Inggris juga mengutuk serangan itu, karena akan dapat merusak perdamaian regional.

"Kami mengutuk keras serangan ini, dan kami mendukung mitra Saudi kami," kata Menteri Luar Negeri Dominic Raab.

Halaman
123
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved