Breaking News:

Suara Parlemen

HRD Apresiasi Menhub, Pembangunan Jalur Kereta Api dan Infrastruktur Lain di Aceh Tetap Lanjut

"Khusus untuk Aceh akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sangat mendesak, pemotongan hanya sedikit saja, paling banyak 10%.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Nasir Nurdin
For Serambinews.com
HRD dan Menhub Budi Karya Sumadi. 

"Khusus untuk Aceh akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sangat mendesak, pemotongan hanya sedikit saja, paling banyak 10%."

Laporan Fikar W. Eda/Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud, SE (HRD) menyampaikan apresiasi kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  beserta seluruh jajaran atas kinerjanya yang baik di masa pendemi sepanjang tahun 2020.  

Menurut HRD, pada Tahun Anggaran 2020, Kementerian Perhubungan mampu merealisasikan anggaran mencapai angka 95,58 % dari total pagu Rp 36,72 triliun.

HRD menyampaikan itu dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan di Ruang Rapat KK V Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/1/2021).

Lebih lanjut HRD menyampaikan bahwa Menteri Perhubungan sekarang sangat patut dia apresiasi karena telah sukses melanjutkan proyek kereta api Aceh yang telah mangkrak bertahun-tahun.

Baca juga: Pemerintah Aceh Pastikan Lanjutan Jembatan Panca Aceh Besar Dibangun Tahun Ini

“Pada Raker Masa Sidang II Tahun 2020 yang lalu, saya minta kepada Menhub agar jalur kereta api Lhokseumawe–Bireuen segera dituntaskan.

"Alhamdulillah Pak Menhub penuhi permintaan kita di tahun ini," kata HRD.  

Dalam Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020 dan Program Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2021 itu, HRD menyampaikan kembali aspirasi rakyat kepada Menteri Perhubungan agar program pembangunan untuk Aceh pada tahun anggaran 2021 seperti pembangunan jalur kereta api, Terminal Tipe A, Bandara dan lain-lain tidak dilakukan pemotongan. 

“Alhamdulillah Bapak Menteri sudah menyetujui permintaan kita,” ungkap politisi PKB asal Aceh tersebut.

Baca juga: Pembebasan Tanah Jalan Tol Sibanceh Capai 91,78 Persen, Ini Lokasi 305 Bidang Lagi belum Dibebaskan 

HRD mengatakan, dalam pembicaraan dengan Menhub disaksikan beberapa Dirjen terkait, Menhub sudah sepakat bahwa semua program pembangunan di Aceh tetap dilanjutkan, meskipun seluruh Kementerian/Lembaga dilakukan efisiensi anggaran/pemotongan sebesar 30% untuk penanganan Covid-19.

Baca juga: Bupati Gayo Lues Lantik Puluhan Pejabat Baru, Ini Nama dan Jabatan Mereka

"Khusus untuk Aceh akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang sangat mendesak, pemotongan hanya sedikit saja, paling banyak 10% dari total pagu kegiatan terkait.

"Begitu penjelasan Menteri Perhubungan kepada saya sesaat setelah raker," tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved