Breaking News:

Berita Gayo Lues

Tiga Kali Keluar Masuk Penjara, Seorang Residivis dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi, 3 Lainnya DPO

KD (23) warga desa Peparik Kecamatan Blangjerango kembali ditangkap aparat Satreskoba Polres Gayo Lues (Galus) bersama dua rekannya....

Penulis: Rasidan | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Tiga orang tersangka penyalahgunaan narkoba jenis ganja ditangkap aparat kepolisian Polres Gayo Lues dan dihadiri dalam Konferensi Pers diaula Mapolres Gayo Lues di Blangsere, Senin (25/1/2021). 

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - KD (23) warga desa Peparik Kecamatan Blangjerango kembali ditangkap aparat Satreskoba Polres Gayo Lues (Galus) bersama dua rekannya, akibatnya tindak Pidana penyalahgunaan narkotika, ketiganya ditangkap, Rabu 20 Januari 2020 lalu, sekitar pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, salah seorang tersangka berinisial KD tersebut merupakan seorang residivis yang sudah tiga kali keluar masuk ke rumah tahanan (rutan) Blangkejeren dengan kasus yang sama.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra Bustamam didampingi Wakapolres Kompol M Wali dan Kasat Resnarkoba AKP Syamsuir dalam Konferensi Pers diaula Mapolres di Blangsere, Senin (25/1/2021) mengatakan, dari tiga tersangka ganja itu seorang  diantaranya merupakan residivis, dalam kasus penangkapan tersangka ganja tersebut, kini 3 orang lainnya ditetapkan sebagai DPO.

Dikatakan, ketiga tersangka narkoba jenis ganja itu yakni berinisial KD (27), DM (25) warga Akul Blangjerango dan FM (24) warga Kerukunan Kutapanjang, para tersangka itu ditangkap disebuah rumah yang berada diperkebunan nenas desa Peparik Gaib kecamatan Blangjerango sebelumnya.

"Barang bukti yang disita polisi dari tersangka KD itu sebanyak 14 bungkus ganja kering dengan berat 185,38 gram, sementara dari tersangka DM dan FM seberat 23,23 gram ganja kering,"sebutnya.

Kapolres Gayo Lues, AKBO Charlie Syahputra Bustamam mengatakan, tersangka kepada polisi mengaku ganja kering itu diperoleh SB warga Agusen Blangkejeren dibeli seharga Rp 300.000, bahkan KD seorang residivis itu sudah sempat menjual 6 bungkus kecil ganja kering itu kepada  rekannya yang lain.

"Dalam kasus ini selain 3 orang tersangka yang berhasil ditangkap, polisi juga menetapkan 3 orang lainnya sebagai DPO berinsial IJ, DM dan SB yang sedang dilakukan pengejaran,"sebutnya.(*)

Baca juga: GPS Gelar Lomba Tari Kreasi di Takengon

Baca juga: Turunnya Produktivitas Padi di Aceh Disebabkan Banyak Petani Abaikan Tekstur Tanah

Baca juga: Pemerintah Tetapkan 222.876 Rumah Subsidi, Aceh Dapat Alokasi 3.300 Unit

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved