Breaking News:

Polisi Kawal Distribusi Vaksin

Sejumlah personel Polisi Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Aceh melakukan pengawalan pendistribusian vaksin Covid-19 dari Bandara SIM Blangbintang

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol, Winardy 

BANDA ACEH - Sejumlah personel Polisi Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Aceh melakukan pengawalan pendistribusian vaksin Covid-19 dari Bandara SIM Blangbintang, Aceh Besar, menuju tempat penyimpanan di gudang Farmasi jalan Residen Danubroto, Banda Aceh, Senin (25/1/2021).

Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani SIK MH, melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mengatakan, sejumlah personel PJR Ditlantas Polda Aceh pada Senin (25/1/2021) sekira pukul 09.40 WIB mengawal pendistribusian vaksin Covid-19 sebanyak 19.600 vial dari Bandara SIM menuju tempat  penyimpanan di gudang Farmasi Provinsi Aceh di jalan Residen Danubroto, Banda Aceh.

"Adapun rute pengawalan pendistribusian vaksin itu mulai dari Bandara SIM menuju Bundaran Lambaro kemudian lewat Simpang Lampeunureut lalu menuju Simpang Ketapang dan selanjutnya pada pukul 10.05 WIB tiba di gudang farmasi," ucap Kombes Winardy.

Rombongan pengantar vaksin tiba di gudang Farmasi itu setelah menempuh perjalanan sejarak 16 km dengan waktu tempuh selama 20 menit,

Sementara itu, tim peucrok Polda Aceh, Senin (25/1/2021) sore, menggelar operasi yustisi di Jalan Pelabuhan Lama Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol Drs Agus Sarjito melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mengatakan, dalam operasi itu, petugas kembali menjaring 8 orang pelanggar protkes di daerah itu.

Winardy menyebutkan, puluhan anggota tim peucrok tergabung dari personel Polri, TNI dan Satpol PP/ WH Aceh pada sore tersebut menggelar operasi yustisi di daerah itu dengan sasaran utama adalah masyarakat pengendara sepeda motor dan mobil serta masyarakat lainnya.  "Dari hasil operasi itu, petugas masih mendapati 8 orang yang melanggar prokes pada umumnya tidak memakai masker," ucap Ery.

Kepada masyarakat yang melanggar protkes tersebut, petugas kemudian memberikan sanksi sosial berdasarkan Pergub No 51 Tahun 2020 Pasal 30 Ayat 3, yang sanksinya berupa menyanyikan lagu nasional atau lagu daerah, membaca surat pendek Al-qur'an dan memperingatkan supaya tidak mengulangi pelanggaran prokes lagi. "Dalam operasi itu, tim peucrok juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protkes, guna mengantisipasi Covid-19," tutup Kabid Humas.(dan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved