Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Rekanan Setor Balik Rp 4,2 Miliar ke Kas Pemko Terkait Proyek Pengaman Pantai, Begini Sikap Kejari

Diduga, dana yang disetor perusahaan tersebut ke Kas Umum Daerah Kota Lhokseumawe berkaitan dengan proyek Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa.

FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe, Dr Mukhlis SH MH 

Laporan Jafaruddin | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Rekanan pelaksana proyek pengaman Pantai Cunda-Meuraksa Tahun 2020, PT Putra Perkasa Aceh dilaporkan sudah mengembalikan dana ke Kas Umum Daerah Kota Lhokseumawe sebesar Rp 4,2 milliar lebih, pada Kamis (21/1/2021) lalu.

Diduga, dana yang disetor perusahaan tersebut ke Kas Umum Daerah Kota Lhokseumawe berkaitan dengan proyek Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa.

Sedangkan proyek itu sendiri kini sedang diselidiki Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe.

Untuk diketahui, penyidik jaksa dalam dua pekan terakhir ini mulai melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan (pulbaket) terkait proyek lanjutan pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa tahun 2020 tersebut.

Selain mengumpulkan dokumen, jaksa juga memintai keterangan dari para pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe.

Baca juga: Hadapi Pilkada 2022, Golkar Lhokseumawe Segera Lakukan Poling Balon Wali Kota & Wakil Wali Kota

Baca juga: Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Jebak Istri Taruh Sabu di Jok Motor agar Ditangkap Polisi

Baca juga: Tiang Pelabuhan Patah, KMP Papuyu Tak Bisa Sandar

Informasi yang diperoleh Serambinews.com menyebutkan, dana tersebut disetor ke Kas Umum Daerah Kota Lhokseumawe melalui slip tanda penyetoran oleh Elfira, beralamat Bireuen pada 21 Januari 2021. Namun, pada bagian keterangan tertulis ‘Set PT PPA'.

“Kami juga sudah menerima bukti penyetoran tersebut (ke Kas Umum Daerah Kota Lhokseumawe),” ujar Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis, melalui Kasi Intelijen, Miftahuddin, SH kepada Serambinews.com, Selasa (26/1/2021).

Butki setoran dana tersebut, kata Miftahuddin, diantar ke pihaknya oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Lhokseumawe pada Senin (25/1/2021) kemarin.

Dana dikembalikan tersebut adalah uang mereka terima atas pembayaran pekerjaan proyek pengaman Pantai Cunda-Meuraksa.

“Tapi saya belum mengetahui kenapa dikembalikan dan kenapa semua dikembalikan. Karena itu perlu kita telusuri lebih lanjut, sebab itu belum bisa kita simpulkan,” terang Kasi Intel.

Baca juga: Siswa Penyandang Disabilitas Dapat Makanan Bergizi Setiap Senin, Sumber Dana dari Donasi Guru

Baca juga: Air dan Lumpur Mulai Keluar dari Bagian Bawah Tanah Bergerak

Baca juga: Ulah Manusia Picu Bencana

Apalagi, beber dia, belum semua pihak terkait dalam kasus tersebut dimintai keterangan. Karena itu, dalam pekan ini akan dimintai keterangan kembali sejumlah pihak.

“Kami juga tidak mengetahui itu uang jenis apa, karena di bagian keterangan hanya tertulis seperti anda sebutkan,” ungkap Mifta.

Pihak BPKD Lhokseumawe, papar Miftahuddin, juga menyebutkan, bahwa mereka sudah menerima bukti penyetoran tersebut dan setelah dicek, dana tersebut juga sudah masuk ke rekening Kas Umum Daerah Kota Lhokseumawe.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved