Breaking News:

Opini

Ulah Manusia Picu Bencana

Telah tampak kerusakan di daratan dan lautan karena ulah tangan-tangan jahil manusia, agar mereka merasakan akibat perbuatannya

SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Dr. Sri Rahmi, MA, Dosen UIN Ar Raniry, Ketua Asosiasi Prodi Manajemen Pendidikan Islam se-Indonesia 

Oleh Dr. Sri Rahmi, MA, Dosen UIN Ar Raniry, Ketua Asosiasi Prodi Manajemen Pendidikan Islam se-Indonesia

Allah tidak akan menghancurkan suatu daerah, kecuali para penduduknya yang berbuat zalim (al-Qasas:59). Telah tampak kerusakan di daratan dan lautan karena ulah tangan-tangan jahil manusia, agar mereka merasakan akibat perbuatannya dan mereka kembali kepada-Nya (Ar-Rum:41).

Selain dua ayat di atas, ada cukup banyak ayat Alquran yang dapat dijadikan ibrah bahwa sekecil apapun yang terjadi di muka bumi ini ada sebab akibatnya. Tidak ada satu bencana/musibah pun yang terjadi tunggal. Bahkan ada beberapa ayat yang dengan tegas mengatakan bahwa bencana yang terjadi adalah karena ulah tangan manusia. Saat Allah menciptakan alam semesta, kondisinya sudah siap dihuni manusia dan dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Maka sudah menjadi tugas manusia yang diutus menjadi khalifah di muka bumi ini untuk menjaga dan melindunginya dengan baik, bukan malah merusak dan menghancurkannya dengan semena-mena.

Di waktu Allah SWT menciptakan manusia, para malaikat sudah mengkhawatirkan akan kerusakaan yang terjadi akibat ulah manusia. Hal ini dituliskan dalam QS al-Baqarah ayat 30, "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada par Malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Mereka berkata: Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Allah SWT berfirman: Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahu. Dalam QS al-A'raaf ayat 56 disebutkan, "Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi, setelah (diciptakan) dengan baik.

Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan."

Memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, kita kembali merasa was-was dan tanpa sadar "menanti" musibah apa yang akan datang menghampiri. Berita musibah yang terjadi hampir merata di seluruh Indonesia, setiap hari kita saksikan di banyak media massa,

mulai dari banjir bandang sampai tanah longsor yang memakan korban harta dan jiwa. Semua terkena imbas. Tapi adakah kita berfikir penyebab semua musibah ini? Atau hanya menganggap ini takdir tanpa berfikir dan ihtiar untuk mengubahnya?

Instropeksi diri

Allah menciptakan alam beserta isinya untuk dipergunakan dan diambil manfaatnya oleh manusia beserta seluruh mahluk hidup lainnya. Alam merupakan ruang hidup yang teratur dalam bentuk yang serasi dan selaras dengan kepentingan manusia. Namun, manusia

dengan nafsunya, memiliki kecenderungan merusak ekosistem alam. Kerusakan yang terjadi pada alam, hakikatnya akibat ulah manusia yang telah merusak keseimbangan itu. Padahal, semestinya keserasian dan keselarasan itulah yang perlu terus dipelihara agar tercipta

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved