Breaking News:

Internasional

Populasi Pemukim Israel Melonjak, Selama Donald Trump Sebagai Presiden AS

Populasi pemukim Yahudi di Tepi Barat telah tumbuh pada tingkat yang jauh lebih tinggi dalam empat tahun terakhir ini.

AP
Pemukiman Yahudi Ma'ale Efrayim di Lembah Jordan, Tepi Barat, Palestina pada 30 Juni 2020. 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Populasi pemukim Yahudi di Tepi Barat telah tumbuh pada tingkat yang jauh lebih tinggi dalam empat tahun terakhir ini.

Sebuah kelompok pro-pemukim Israel, Rabu (27/1/2021) mengatakan sebuah periode yang bertepatan dengan kegiatan pemukiman yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Presiden AS Donald Trump.

Laporan Statistik Populasi Yahudi Tepi Barat menunjukkan populasi pemukim tumbuh sekitar 13% sejak awal 2017, mencapai 475.481 orang.

Selama periode yang sama, populasi Israel tumbuh sekitar 8% menjadi hampir 9,3 juta, menurut pemerintah.

Baca juga: Israel Terus Tambah Pemukiman Yahudi, 2.600 Unit Disetujui, Sehari Jelang Trump Lengser

Laporan kelompok itu, yang didasarkan pada data resmi pemerintah, tidak termasuk Jerusalem timur yang dianeksasi, rumah bagi  200.000 pemukim Yahudi.

Baruch Gordon, direktur Statistik Populasi Yahudi Tepi Barat, meremehkan pengaruh kebijakan AS.

Dia mengatakan tingkat pertumbuhan tahunan sebenarnya menurun dalam beberapa tahun terakhir bahkan sebelum pandemi virus Corona.

Populasi pemukim Tepi Barat tumbuh 2,62% pada tahun 2020, dibandingkan 1,7% secara keseluruhan.

Pada 2016, populasi pemukim tumbuh 3,59%.

"Saya kira tidak ada presiden Amerika yang dapat mempengaruhi sebanyak itu," katanya.

Baca juga: Warga Yahudi Maroko Siap Terbang Langsung ke Kampung Halaman

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved