Breaking News:

Jalan ke Makam Cut Meutia Dibangun

Pembangunan jalan menuju lokasi makam Pahlawan Nasional Cut Meutia akan dimulai Februari 2021

Foto: kiriman Mudawali
Kepala Dinas PUPR Aceh Utara Edi Anwar mendampingi tim Bappenas dan Balai Pelaksana Jalan Nasional Banda Aceh, meninjau jalan ke Makam Cut Meutia. 

LHOKSUKON - Pembangunan jalan menuju lokasi makam Pahlawan Nasional Cut Meutia akan dimulai Februari 2021. Proyek tersebut dimulai dari jalan lintas Gampong Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara hingga 4 kilometer.

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Edi Anwar kepada Serambi, Jumat (29/1/2021), menjelaskan, untuk pembangunan tahap awal ini sudah diplot anggaran sebesar Rp 19,8 miliar. Untuk jalan beraspal 1,2 kilometer dan sisanya pengerasan.

Sebagian besar anggaran juga akan digunakan untuk memotong bukit, pembangunan talud, gorong-gorong, dan penimbunan. Sedangkan jarak menuju ke lokasi makam di kawasan pedalaman hutan Alue Kurieng mencapai 21 kilometer.

“Pembangunan jalan dimulai pada Februari ini. Untuk tahap awal hanya 4 kilometer yakni dari jalan terakhir aspal di Gampong Alue Rime,” ucap Edi Anwar. Informasi lain, proses tender proyek tersebut sudah dilakukan pada Februari 2020 di Banda Aceh, dan dimenangkan oleh PT Irham Jaya.

Selasa (25/1/2021) lalu,  Tim Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional sudah meninjau lokasi jalan yang akan dibangun. Kunjungan itu juga  bagian dari persiapan akan dimulai proyek d itahun ini.

Pembangunan jalan dimulai dari titik aspal terakhir di Gampong Alue Rime, tepatnya setelah jembatan Alue Rime di kawasan perkebunan sawit milik PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Menurut Edi, pihaknya sudah mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat sebanyak Rp 165 miliar. Besarnya anggaran yang diusul menimbang lokasi pembangunan harus melalui medan yang sulit, berbukit, curam, melintasi sungai, dan lembah.

Di tahun 2018 lalu, sebenarnya kembali diusulkan anggaran Rp 50 miliar, namun setelah direcofusing  oleh pusat disetujui Rp 30 miliar bersumber dari APBN . Untuk tahap awal di tahun 2021 ini diplot senilai Rp 19,8 miliar.

“Kedatangan tim  Bappenas ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan menuju ke makam, sekaligus untuk perencanaan tambahan anggaran di tahun selanjutnya. Karena, masih tersisa 17 kilometer yang membutuhkan biaya lebih besar lagi,” jelasnya.

Ia berharap tahun selanjutnya pusat bisa melokasikan anggaran yang lebih besar lagi. Karena, selama ini masyarakat sudah lama menunggu jalan layak menuju ke lokasi pusara makam Pahlawan Nasional kebanggaan masyarakat Aceh  tersebut.

Masyarakat menyambut baik pembangunan jalan menuju ke Makam Pahlawan Cut Meutia di pedalaman Gampong Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara. Namun, warga meminta pemerintah mengubah rencana pembangunan dari pengaspalan 1,2 kilometer menjadi pengerasan sampai ke lokasi makam.

“Kami sudah mendapat kabar, jika dana 19,8 miliar hanya untuk 1,2 kilometer aspal dan sisanya  2,8 kilometer pengerasan. Ini tidak efektif karena tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena jaraknya sangat pendek,” jelas Abu Bakar, tokoh masyarakat Pirak Timu.

Menurutnya, jarak empat kilometer belum menjangkau titik bukit pertama di kawasan perbukitan Angkop yang berada di titik lima kilometer. Bila dihitung sampai ke lokasi makam masih sangat jauh sekali.

Kemudian warga meminta jalan tersebut nantinya diperlebar agar mudah dilalui kendaraan roda dua dan empat. “Perlu diketahui oleh pemerintah, keberadaan jalan itu nantinya bukan hanya untuk menuju ke makam saja, namun juga untuk menjangkau kawasan perkebunan yang selama ini terisolir,” jelasnya.(zak/jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved