Breaking News:

Polisi Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Tersangka Ditahan

Satres Narkoba Polres Subulussalam kembali merilis kasus yang ditangani selama Januari 2021

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/ KHALIDIN
Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono SIK menyampaikan pengungkapan kasus narkoba selama Januari dalam konferensi pers yang digelar, Kamis (28/1/2021) di pelataran Mapolres Subulussalam. 

SUBULUSSALAM - Satres Narkoba Polres Subulussalam kembali merilis kasus yang ditangani selama Januari 2021. Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono SIK, Jumat (29/1/2021) mengatakan, masih tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di daerah ini.

Dia menjelaskan, dalam sebulan terakhir setidaknya ada delapan kasus penyalahgunaan narkoba yang ditanganani Polres Subulussalam. Dari delapan kasus narkoba yang ditangani, polisi berhasil menangkap 10 pelaku dan kini ditahan di Sel Mapolres Subulussalam guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, Kapolres AKBP Qori Wicaksono  didampingi Wakapolres Kompol Erwin  dalam konferensi pers yang digelar, Kamis (28/1/2021) di pelataran Mapolres Subulussalam. Dalam konferensi pers tersebut, selain menyampaikan hasil pengungkapan kasus curanmor dengan barang bukti 13 unit motor curian, polisi juga merilis hasil penanganan perkara narkoba.

Untuk narkoba, dari delapan kasus itu, total barang bukti yang disita polisi antara lain sabu-sabu sekitar 23,77 gram dan daun ganja kering 20,30 gram. AKBP Qori mengatakan, untuk narkotika jenis sabu rata-rata dipesan dari wilayah Sumatera Utara, terutama Medan.

Sementara  ganja dipasok dari Kabupaten Aceh Selatan yang berbatasan dengan Kota Subulussalam. Sepuluh tersangka yang diamankan dalam kasus narkoba ini adalah S, pria berusia 44 tahun warga Subulussalam Barat, Kecamatan Simpang Kiri.

Mul (27) warga Subulussalam, Kecamatan Simpang Kiri. Kemudian S (19) warga Subulussalam Timur, Simpang Kiri. Selanjutnya RN (25) warga Desa Subulussalam Utara, Simpang Kiri. Lalu tersangka SA (30) warga Desa Sikalondang, Simpang Kiri.

Tersangka lain berinisial SS (31) warga Desa Tangga Besi, Simpang Kiri dan MS (23) warga Desa Penanggalan Barat, Kecamatan Penanggalan. Terakhir, S (26) warga Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

AKBP Qori mengatakan, atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan pasal sesuai dengan perbuatannya. Terakhir, ia mengimbau masyarakat untuk tidak mencoba mengonsumsi narkotika. Sebab, mengonsumsi narkotika adalah perbuatan melanggar hukum dan berbahaya untuk kesehatan.

"Kami tidak bosan-bosan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penyalahgunaan narkoba. Kami juga mewarning para pengedar. Akan dihukum dengan tegas. Kita tak akan kompromi dalam kasus narkotika," tegas AKBP Qori Wicaksono.(lid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved