Breaking News:

Tangis Aisyah Bocah Yatim Piatu, Ayah Sudah Lama Tiada, Ibu Meninggal Covid-19, Kini Sebatang Kara

Ia dan ibunya terpapar covid-19, sang ibu sampai meninggal hingga membuatnya hidupnya sebatangkara.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Anak sebatang kara, Aisyah Allisa (10) pulang dari Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 

SERAMBINEWSW.COM,TANGERANG SELATAN - Kisah bocah yatim piatu bernama Aisyah Allisa (10) menguras air mata.

Ia dan ibunya terpapar covid-19, sang ibu sampai meninggal hingga membuatnya hidupnya sebatangkara.

Aisyah akhirnya sembuh dan diperbolehkan pulang dari Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (30/1/2021).

Aisyah Allisa merupakan anak sebatang kara karena sang ibu, Rina (44), meninggal akibat terpapar Covid-19 pada Sabtu (16/1/2021).

Sedangkan, sang ayah, sudah sejak delapan tahun lalu meninggal dunia.

s
Tangis Aisyah Allisa saat pulang dari Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Ciater, Serpong, Sabtu (30/1/2021). Aisyah Allisa (10) akhirnya sembuh dan diperbolehkan pulang dari Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (30/1/2021). TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR 

Kini, Aisyah dirawat oleh negara, dalam hal ini, Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel.

Secara administrasi anak kelas IV SD itu dinyatakan terlantar oleh pihak kepolisian berdasarkan keterangan Ketua RT dan RW di Kelurahan Benda Baru, Pamulang, tempat Aisyah tinggal dulu.

Selama delapan tahun Aisyah dan ibunya tinggal di rumah kontrakan di Benda Baru.

Kartu Keluarga hanya mencatatkan nama Aisyah dan ibunya, Rina (44).

Sang ayah menungga dunia sebelum keduanya pindah ke Benda Baru.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved