Breaking News:

Internasional

Militan Serang Hotel di Somalia, Terlibat Baku Tembak Dengan Pasukan Keamanan

Militan Al-Shabab mengaku berada di balik serangan di Hotel Afrik, yang dimulai dengan bom mobil di Mogadishu Somalia, pada Minggu (31/1/2021) sore.

Editor: M Nur Pakar
AFP/STR
Ambulans menunggu dekat lokasi serangan bom mobil di depan Hotel Afrik, Mogadishu, Somalia, Minggu (31/1/2021). 

SERAMBINEWS.COM, MOGADISHU - Militan Al-Shabab mengaku berada di balik serangan di Hotel Afrik, yang dimulai dengan bom mobil di Mogadishu Somalia, pada Minggu (31/1/2021) sore.

Belum ada kepastian berapa jumlah korban jiwa, namun polisi mengatakan banyak orang telah diselamatkan.

Kelompok yang terkait dengan al-Qaeda itu secara rutin melakukan serangan terhadap pemerintah.

Sebuah mobil dipenuhi bahan peledak menghantam pintu masuk hotel dan meledak.

Sebelum orang-orang bersenjata menyerbu gedung, menurut pejabat dan orang lain di tempat kejadian.

"Ledakan itu membuat hotel bergetar saat kami duduk di dalam dan berbicara dan kami panik, bingung," kata saksi mata Ahmed Nur seperti dikutip kantor berita Reuters.

Baca juga: Mobil SUV Renault Berbenah, Sudah Dilengkapi Kursi Pijat, Perjalanan Semakin Melegakan

Dilansir BBCNews, Senin (1/2/2021), militan menargetkan Hotel Afrik meskipun faktanya hotel itu berada di daerah yang dijaga ketat dekat bandara utama kota.

Hotel itu dikenal sebagai tempat berkumpulnya pejabat pemerintah Somalia.

Seorang kapten polisi setempat mengatakan sejumlah anggota parlemen dan pejabat militer senior berada di dalam saat serangan itu.

Rekaman di media sosial menunjukkan gumpalan asap besar membumbung di seluruh kota pada Minggu (31/1/2021) pagi.

Baca juga: Sholat Dhuha Tak Hanya Memperlancar Rezeki Juga Berpahala Umrah, Ini Tata Caranya

Pengepungan dengan kekerasan itu terjadi hanya beberapa minggu setelah mantan Presiden AS Donald Trump memerintahkan penarikan sekitar 700 tentara.

AS telah mendukung upaya pasukan keamanan lokal melawan kelompok-kelompok militan, termasuk al-Shabab.

Ada kekhawatiran penarikan tersebut dapat menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut di negara itu, yang akan mengadakan pemilihan bulan depan.(*)

Baca juga: Dikabarkan Atta Halilintar & Aurel Menikah sebelum Ramadan, Aurel: Insya Allah Sebelum Bulan Puasa

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved