Breaking News:

Diresmikan Presiden Joko Widodo,BSI Bertekad Jadikan Indonesia Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, kehadiran bank ini sangat penting dalam perjalanan Indonesia mewujudkan cita-cita

Editor: bakri
DOK BSI REGIONAL 1 ACEH
Manajemen PT Bank Syariah Indonesia Regional 1 Aceh foto bersama di halaman depan Kantor Cabang BSI Diponegoro, Banda Aceh, seusai mengikuti peresmian bank tersebut secara virtual, Senin (1/2/2020). 

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, kehadiran bank ini sangat penting dalam perjalanan Indonesia mewujudkan cita-cita menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia. Presiden yakin, ekonomi syariah Indonesia akan tumbuh dan berkontribusi besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta membuktikan bahwa Islam adalah agama yang Rahmatan lil ‘Alamin.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk, entitas usaha hasil penggabungan tiga bank syariah milik Himbara (Himpunan bank-bank milik negara) resmi hadir dan beroperasi di Indonesia. Peresmian Bank Syariah Indonesia (BSI) dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (1/2/2021).

Peresmian tersebut sekaligus menandai tuntasnya proses merger tiga bank syariah milik Himbara yakni PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah. Bank Syariah Indonesia berkomitmen untuk menjadi lembaga perbankan yang melayani segala lini masyarakat, menjadi bank yang modern, serta inklusif dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip syariah.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, kehadiran bank ini sangat penting dalam perjalanan Indonesia mewujudkan cita-cita menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah dunia. Presiden yakin, ekonomi syariah Indonesia akan tumbuh dan berkontribusi besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta membuktikan bahwa Islam adalah agama yang Rahmatan lil ‘Alamin.

“Sebagai bagian dari upaya pengembangan ekonomi syariah Indonesia, saya menyambut baik peluncuran PT Bank Syariah Indonesia Tbk, pada hari ini (kemarin-red). Saya menaruh harapan besar agar Bank Syariah Indonesia ini memberi kontribusi besar dalam pengembangan ekonomi syariah yang mensejahterakan umat dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Jokowi.

Presiden berpesan kepada BSI agar bisa menjadi bank syariah yang universal, bersifat terbuka, inklusif, serta menjangkau masyarakat di seluruh segmen. Jokowi juga meminta Bank Syariah Indonesia mampu memaksimalisasi penggunaan teknologi digital dalam memberi pelayanan, menarik minat generasi muda atau milenial agar mau menjadi nasabahnya, dan menyediakan produk yang kompetitif serta memenuhi kebutuhan berbagai segmen mulai dari UMKM, korporasi, hingga ritel.

“Sebagai barometer perbankan syariah di Indonesia, insya Allah nantinya regional dan dunia, saya harapkan Bank Syariah Indonesia harus jeli dan gesit menangkap peluang, harus mampu menciptakan tren-tren baru dalam perbankan syariah, dan bukan hanya mengikuti tren yang sudah ada,” ujar Presiden.

Hadir dalam seremoni peresmian Bank Syariah Indonesia di Istana Negara yakni Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, serta Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Mulya E Siregar, dan Hery Gunardi.

Hadir pula, Ketua Umum MUI/DSN MUI, KH Miftakhul Akhyar, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, yang diwakili oleh Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, serta Komisaris Utama serta Direktur Utama dari empat bank Himbara.

Di Aceh, CEO BSI Regional 1 Aceh, Nana Hendriana, bersama jajaran manajemen mengikuti peresmian bank tersebut secara virtual di Kantor Cabang Bank Syariah Indonesia Diponegoro, Banda Aceh, kemarin. Seusai acara tersebut, Nana Hendriana menyampaikan, Bank Syariah Indonesia memiliki fokus untuk menumbuhkan segmen UMKM dalam ekosistem yang terintegrasi, melayani segmen retail dan consumer, serta mengembangkan segmen wholesale dengan produk yang inovatif termasuk pengembangan bisnis global, seperti global sukuk.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved