Berita Banda Aceh
Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Menurun, Segini Harga Ikan di PPS Kutaraja Lampulo
Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Menurun pada awal bulan februari 2021, Segini Harga Ikan di PPS Kutaraja Lampulo banda Aceh
Penulis: Herianto | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Herianto | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hasil tangkapan ikan nelayan Lampulo, pada minggu pertama bulan Februari 2021 ini, volumenya hampir sama dengan bulan Januari lalu, yakni masih sedikit, dan cenderung menurun. Sementara harganya terus bergerak naik.
“Penurunan hasil tangkapan ikan nelayan itu, telah memberikan dampak terhadap harga lelang ikan dan jual ikan secara eceran masih tinggi di pasar ikan lokal,” kata Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja Lampulo, Oni Kandi yang didampingi Syahbandar PPS Lampulo, Tommy kepada Serambinews.com, Selasa (2/2/2021).
Oni mengatakan, laporan yang diterima dari bagian pencatatan hasil tangkapan ikan nelayan, pada hari Senin (1/2/2021) kemarin, dari tiga unit boat nelayan yang pulang melaut, hanya membawa ikan sekitar 13,3 ton.
Rata-rata boat bawa pulang ikan 4,4 ton.
Baca juga: VIRAL Dikira Ibunya, Anak Kecil Datang Tarik Baju Minta ASI, Padahal Pria Gondrong
Jenis ikan yang dibawa pulang, sebut Oni Kandi, adalah cakalang 5,04 ton, ikan layang 4,1 ton, Lisong 3,02 ton dan tuna yellow 1,45 ton.
Ikan yang dibawa pulang dilelang dengan harga sekitar Rp 420.000/keranjang (30 Kg) – Rp 750.000/keranjang atau harga per kilogrammnya antara Rp 14.000 – Rp 25.000.
Hasil tangkapan ikan nelayan pada hari Senin (1/2/2021) kemarin, kata Oni, volumenya hampir sama dengan hasil tangkapan ikan nelayan pada hari Sabtu (30/1/2021).
Dari sembilan boat yang pulang melaut, hanya bawa ikan sebanyak 37,4 ton, atau rata-rata per boatnya bawa pulang ikan 4,1 ton.
Harga lelang ikannya sekitar Rp 420.000 – Rp 1,080 juta/keranjang atau (30 Kg) per kilogramnya Rp 14.000 – Rp 36.000.
Baca juga: BERITA POPULER- Pria Aceh Ditemukan Usai Hilang 32 Tahun Hingga Pria Istri 5 Perkosa 3 Wanita
Jenis ikan yang dibawa pulang melaut, antara lain cakalang sebanyak 18,9 ton, layang 12,4 ton, lisong 7,2 ton dan tuna yellow 1,1 ton.
Oni Kandi mengatakan, para pawang laut yang dimintai penjelasannya mengatakan, bulan Januari – Februari ini, sedang musim paceklik ikan.
Maksudnya, ungkap Oni, gerombolan ikan di laut yang muncul ke permukaan laut sedikit, sehingga membuat hasil tangkapan ikan nelayan sedikit dan cenderung menurun.
Hasil pantauan Serambinews.com, terhadap perkembangan harga lelang ikan dan jual ikan secara eceran di PPS Kutaradja Lampulo, masih tinggi.
Baca juga: Netizen Ini Bagikan Cara Pisahkan Kuning Telur dari Putihnya, Cuma Pakai Satu Siung Bawang Putih
Ikan tongkol ukuran sedang di lelang dengan harga Rp 750.000/keranjang (30 Kg).
Ikan dencis lebih mahal lagi mencapai Rp 950.000/keranjang (30 Kg). Sedangkan harga jual ecerannya Rp 30.000 – Rp 40.000/Kg.
Sektor usaha yang akan terdampak atas mahalnya jual ikan secara eceran, menurut Oni, adalah pengusaha rumah makan, restauran dan pedagang nasi keliling. Selain itu, sekolah-sekolah berasrama.
Biaya operasi konsumsi jadi melonjak, akibat meningkatnya harga ikan.
Aminah, salah seorang pedagang nasi keliling mengatakan, akibat tingginya harga ikan dalam dua bulan terakhir ini, biaya belanja ikan naik 40 – 60 persen.
Pada bulan Desember 2020 lalu, dengan uang Rp 200.000, bisa bawa pulang ikan sebanyak 20 Kg, karena harga ikan masih berkisar Rp 15.000 – Rp 20.000/Kg.
Baca juga: BERITA POPULER- Lukisan Mirip Asli Viral di Medsos, Pria Sentuh Area Intim hingga Pasangan Tergencet
Sejak bulan Januari – Februari ini, harga ikan sudah naik dari Rp 30.000 – Rp 40.000/Kg, sehingga ikan yang dibeli jumlahnya jadi turun menjadi 5 Kg.
Keluhan yang hampir sama juga dilontarkan Ibrahim, pengusaha rumah makan.
Ia mengatakan, sejak bulan lalu sampai bulan ini, untuk belanja ikan harus sediakan uang Rp 1 juta. Hal ini disebabkan, harga jual ikan sudah melambung tinggi.
“ Dua bulan lalu, dengan uang Rp 500.000, sudah cukup untuk belanja ikan tiga sampai empat jenis, untuk persediaan jualan nasi putih. Tapi sekaranagn harus ada uang Rp 1 juta, baru bisa beli ikan tiga sampai empat macam,” ujar Ibrahim.(*)
Baca juga: Ternyata Memancing Baik Bagi Kesehatan Manusia, Ini Manfaat yang Anda Peroleh Saat Memancing
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ikan-layaran-hasil-tangkapan-nelayan-aceh.jpg)