Breaking News:

Pembangunan Jalan Babahrot-Galus Dimulai

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan Babahrot-batas Gayo Lues, Rabu (3/2/2021) siang

SERAMBINEWS.COM
Gubernur Aceh Nova Iriansyah 

BLANGPIDIE - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melakukan peletakan batu pertama pembangunan jalan Babahrot-batas Gayo Lues, Rabu (3/2/2021) siang di Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya). Peletakan batu pertama ditandai dengan pengoperasian ekskavator oleh Gubernur Aceh.

Jalan sepanjang 28 km tersebut akan menghubungkan Aceh Barat Daya dengan Gayo Lues. Pembangunan jalan itu merupakan proyek multiyears atau dikenal dengan istilah tahun jamak yang didanai oleh APBA.

Pembangunan jalan Babahrot-Gayo Lues itu sebagai upaya untuk menghubungkan wilayah barat selatan dengan tengah Aceh. Sehingga dapat memajukan pembangunan ekonomi dan memperlancar mobilitas warga dari kedua wilayah. Proyek ini menghabiskan biaya sebesar Rp 117 Miliar.

Nova Iriansyah mengatakan, peningkatan Jalan Batas Gayo Lues-Babahroet adalah bagian dari upaya percepatan pembangunan jalan Provinsi di seluruh Aceh.

"Sebagaimana tertuang dalam RPJM Aceh 2017-2022, jalan provinsi di seluruh Aceh ditargetkan mencapai kondisi mantap hingga 98,65 persen pada tahun 2022 mendatang," ujar Nova.

Selain itu, guna mendukung keberadaan jalan Babahrot-Batas Gayo Lues, lanjut Gubernur, Pemerintah Aceh juga pada waktu yang sama, juga membangun jalan Blangkejeren-Tongra-Batas Aceh Barat Daya, sepanjang 90,15 Km.

Kedua ruas jalan dengan total sepanjang 118,62 Km yang diharapkan akan tuntas pada 2022 tersebut, akan menghubungkan lintas Tengah Aceh dan kawasan Barat Selatan.

Dikatakan Nova, jika jalan tersebut tembus, maka ikan hingga kelapa akan dibawa ke Gayo Lues, lalu komoditas khas dari Galus akan dibawa ke Abdya. Menurutnya, kondisi ini akan membangkitkan ekonomi masyarakat.

Hadir dalam peletakan batu pertama itu Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, Karo Humas dan Protokol Aceh, Muhammad Iswanto.

Sementara Plt Dinas PUPR Aceh, Mawardi mengatakan, setelah ditingkatkan nanti, maka ada beberapa bagian jalan yang harus dilebarkan hingga jadi 6 meter. Lalu ada rekonstruksi sepanjang 3 km, khususnya di area rawan air.

Ia meminta kontraktor menjalankan amanah dengan baik untuk pengerjaan, sehingga dapat berjalan tepat waktu.

Pada bagian lain, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menceritakan pengalamannya yang sudah hampir 6 kali melintasi Jalan Gayo Lues-Abdya. Ia mengaku tersiksa melewati jalan tersebut, meskipun mendapat pengawalan dan kendaraan yang memadai. "Saya sudah 5-6 kali melintasi jalan ini, sebagai pemimpin saja sangat tersiksa melewati jalan ini," ucapnya.

Saat itu, sambungnya, kerabat di Gayo Lues menyebut jalan tersebut bisa ditembus 3,5 jam. "Saya pun sudah target makan malam di Babahrot, ternyata sampainya jam 1 tengah malam," kenang Nova.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved