Breaking News:

Kudeta Pemerintahan Aung di Myanmar, Muslim Rohingya Khawatir Militer Akan Lakukan Pembantaian Lagi

“Kami khawatir Tatmadaw (tentara Myanmar) akan melancarkan operasi lagi," kata Muhammad Ansar (35)

AFP
Para pejabat Bangladesh mengatakan akan memindahkan 2.000 hingga 3.000 lebih pengungsi ke Bhasan Char meskipun ada kritik internasional. 

Pemerintah Bangladesh telah mengirim pengungsi Muslim Rohingya ke pulau-pulau terpencil di Teluk Benggala.

Lebih dari 1400 pengungsi berlayar ke pulau Bhasan Char, kelompok keempat dikirim ke pulau itu.

Total, Pemerintah Bangladesh berencana untuk memindahkan 100.000 Rohingya ke sana.

Dilansir Press TV, Bangladesh juga bertujuan untuk menghentikan kamp pengungsian di Cox's Bazar, yang menampung sekitar 1 juta orang Rohingya.

Relokasi dimulai pada bulan Desember dan telah dikecam oleh kelompok hak asasi manusia yang mengatakan bahwa banyak pengungsi dipaksa untuk pindah di luar keinginan mereka.

Pemerintah Bangladesh mengatakan relokasi itu bersifat sukarela.

Tetapi banyak pengungsi yang menyebut perpindahan itu sebagai pemaksaan.

Organisasi hak asasi manusia mengatakan pemerintah Bangladesh menggunakan insentif tunai, serta taktik intimidasi, untuk memaksa Rohingya menerima tawaran relokasi.

Pihak berwenang Bangladesh mengatakan relokasi itu penting untuk memastikan kondisi kehidupan yang lebih baik bagi para pengungsi, dan untuk memperbaiki kamp-kamp di Cox's Bazar.

Kudeta Militer di Myanmar, Warga Etnis Rohingya Makin Ketakutan

Militer Myanmar Blokir Facebook karena Dianggap Ganggu Stabilitas Negara

“Faktanya, Bangladesh dan India termasuk di antara negara-negara yang sejak awal menentang masuknya pengungsi ini," kata Massoud Shadjareh, dari Islamic Human Rights Komisi, London.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved