755 Ha Lahan Disiapkan untuk Eks Kombatan
Pemkab Pidie Jaya (Pijay) kembali menyediakan lahan atau tanah seluas 755,96 hektar (Ha) eks kombatan
MEUREUDU - Pemkab Pidie Jaya (Pijay) kembali menyediakan lahan atau tanah seluas 755,96 hektar (Ha) eks kombatan. Lahan yang akan dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi itu tersebar di 373 titik dalam tiga kecamatan.
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Bin Abbas didampingi Asisten I, Abubakar Usman S.Sos kepada Serambi, Sabtu (6/2) mengatakan, lahan kosong yang diserahkan kepada eks kombatan itu tanpa ada ikatan apapun dnegan pihak lainnya. Lahan yang berada di areal perbukitan ini diberikan supaya dapat dikelola menjadi sumber pendapatan dan pemberdayaan ekonomi.
"Kali ini kami kembali menyediakan lahan seluas 755.96 Ha di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Trienggadeng, 200,35 Ha, Meureudu 237,21 Ha, dan kecamatan Bandar Baru 318,40 Ha," sebut Aiyub Bin Abbas.
Katanya, semua lahan baru itu sesuai dengan rapat koordinasi yang telah dilakukan dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh, Badan Reintegrasi Aceh (BRA) serta BPN kabupaten.
Bupati mengatakan, pada intinya, untuk tahun ini Pemkab terus berupaya menjadikan skala prioritas pemberian lahan serta sertifikat hak usaha bagi para eks kombatan dalam pengembangan perekonomian pada sektor pertanian dan perkebunan.
Pihak Pemkab Pijay berharap proses pemberian lahan itu dapat diselesaikan dalam waktu dekat, melalui proses dan mekanisme yang diatur oleh aturan perundang-undangan yang berlaku. "Penyerahan lahan dan sertifikat nantinya lebih cepat dan ini lebih baik,"jelasnya.
Sebelumnya, pada 2018 lalu, Pemkab Pijay telah menyerahkan lahan sebanyak 200 hektar dan sertifikat tanah untuk 100 eks di kawasan Abah Lueng, Kecamatan Bandar Baru. Kini lahan tersebut telah dikembangkan tanaman serai wangi, jagung, kakao, hingga tanaman muda lainnya.
Dengan disiapkan lahan seluas 755,9 hektar tersebut, maka dapat diberikan kepada 577 orang eks kombatan. Namun saat ini di Pidie Jaya masih tersisa 1.398 orang eks kombatan yang belum mendapatkan lahan.
Rencananya, Pemkab Pijay masih akan terus mengupayakan lahan untuk para eks kombatan tersebut pada tahun-tahun selanjutnya.
Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Bin Abbas mengatakan, program pemberdayaan ekonomi bagi eks kombatan ini dilakuam secara bertahap. Hal ini mengingat, jumlah eks kombatan di Pijay secara keseluruhan sebanyak 1.976 orang.
Saat ini, katanya, dengan adanya lahan baru ini dapat terakomodir untuk 577 eks kombatan. Maka dari total itu, masih tersisa 1.398 orang lagi yang belum mendapat lahan dan akan dibagikan pada tahun berikutnya secara berkelanjutan.
Menurut Abua--sapaan Aiyub Bin Abbas, pada 2019 lalu, Pemkab Pijay juga sudah mengusulkan kepada Pemerintah Aceh agar membantu menyediakan 3.552 hektare (ha) lahan untuk sisa 1.776 eks kombatan yang tidak tertampung dalam APBK.
"Saya yakin dalam rentang waktu dua atau tiga tahun ke depan persoalan pemberdayaan ekonomi bagi eks Kombatan ini dapat terwujud sebagaimana amanah dari MoU Helsinki bahwa, setiap kombatan berhak diberikan 2 hektare lahan kebun,"demikian Aiyub Bin Abbas. (c43)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bupati-pidie-jaya_h-aiyub-bin-abbas_07022021.jpg)