Breaking News:

Bantuan Dana

Aceh Tamiang Bidik Dana Bantuan Keuangan Khusus

Dia optimis Pemerintah Aceh memiliki anggaran yang cukup mengingat SiLPA tahun lalu mencapai Rp 1,3 triliun.

SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Bupati Aceh Tamiang Mursil saat meninjau jalan berlumpur di Blangkandis, beberapa waktu lalu. Perbaikan jalan ini akan dimaksimalkan dengan bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Aceh. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang membidik dana bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Aceh untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan yang sama sekali belum diaspal.

Upaya ini dilakukan Bupati Aceh Tamiang Mursil setelah melihat sendiri kondisi sejumlah ruas jalan yang telah berubah menjadi kubangan lumpur.

Kondisi ini membuat jalan yang umumnya berada di sekitar kawasan perkebunan kelapa sawit tidak bisa dilalui dan melumpuhkan perekenomian.

Mursil mengakui APBK Aceh Tamiang tidak mampu mengakomodir permbangunan di seluruh ruas jalan yang rusak.

Namun menurutnya ada solusi yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan dana bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Aceh.

“Kalau mengandalkan APBK sangat mustahil, anggaran kita tidak cukup untuk meningkatkan fasilitas jalan,” kata Mursil, Minggu (7/2/2021).

Secara khusus Mursil pun mengaku sudah berusaha menemui Gubernur Aceh Nova Iriansyah di rumah dinasnya untuk membahas penggunaan dana ini pada Minggu (7/2/2021) pagi.

Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Mantan Menteri Perhubungan GAM Meninggal Dunia di Denmark

Pendaftaran CPNS 2021 - Ini 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Agar Lolos Seleksi Berkas CPNS 2021

Namun pertemuan yang sudah terjadwal itu urung terlaksana karena Nova sedang tidak berada di tempat.

“Sudah diagendakan bertemu jam 10 pagi, setelah saya datang ternyata Pak Gubernur berada di luar kota. Kita sudah jadwal ulang,” ujarnya.

Mursil berharap usulan ini bisa direalisasikan karena akan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Dia optimis Pemerintah Aceh memiliki anggaran yang cukup mengingat SiLPA tahun lalu mencapai Rp 1,3 triliun.

“Itu kan terlalu tinggi, dan kalau bisa dialokasikan dengan benar, masyarakat akan bisa merasakan manfaatnya,” katanya.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved