Senin, 20 April 2026

Kilang Padi Terbakar, 13 Ton Gabah Hangus

Kilang padi milik H Rusli (65) di Gampong Bluek Wakheuh, Kecamatan Indrajaya, Pidie, Minggu (7/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB, terbakar

Editor: hasyim
SERAMBI/M NAZAR
Warga berada di antara puing kilang padi milik H Rusli (65) di Gampong Bluek Wakheuh, Kecamatan Indrajaya, Pidie, yang terbakar pada Minggu (7/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB. 

SIGLI - Kilang padi milik H Rusli (65) di Gampong Bluek Wakheuh, Kecamatan Indrajaya, Pidie,  Minggu (7/2/2021) dini hari sekitar pukul 02.10 WIB, terbakar. Akibatnya, 13 ton gabah siap giling hangus. Api juga melalap 1.080 kilogram (Kg) atau 360 sak beras, satu mesin kilang, satu mobil kijang, dan tiga timbangan. Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Camat Indrajaya, Teuku Iqbal SSTP MSi, kepada Serambi, Minggu (7/2/2021) mengatakan, kilang padi yang dirintis H Rusli sejak 1978 itu terbakar saat warga sedang tertidur lelap. Pekerja di kilang tersebut saat melihat lidah api membubung besar di atas atap bangunan itu langsung menghubungi keuchik setempat. Dalam hitungan menit, warga berkerumun ke lokasi dan kemudian langsung membantu memadamkan api.

Menurut Camat, pukul 03.00 WIB, tiga mobilpemadam kebakaran tiba ke lokasi. Setelah itu, petugas bersama masyarakat langsung berupaya memadamkan api. Hasilnya, sekitar pukul 04.10 WIB ‘si jago merah’ berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran itu, sebut Teuku Iqbal, sebanyak 1.080 Kg atau 360 sak beras, 13 ton gabah siap giling, satu mesin kilang, satu mobil kijang, dan tiga timbangan, hangus. "Berdasarkan laporan masyarakat, kebakaran itu akibat arus pendek dari meteran listrik. Warga baru tahu ada kebakaran saat api sudah membesar di atas atap kilang padi tersebut," pungkasnya.

Penjelasan hampir sama juga disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Ir Dewan Ansari, kepada Serambi, Minggu (7/2/2021). Menurut informasi dari masyarakat, kata Dewan, penyebab kilang padi milik H Rusli terbakar diduga akibat arus pendek listrik.

Saat kebakaran terjadi, menurutnya, pekerja kilang padi yang menginap di dekat bangunan itu melihat lidah api sudah membesar di atas atap. Menurutnya, kerugian akibat terbakarnya kilang padi diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar. "Kita mengerahkan tiga mobil pemadam kebakaran yang standby di Pasar Beureunuen. Sebab, lokasinya lebih dekat dengan ttitik kebakaran," demikian Kalak BPBD Pidie. (naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved