Selasa, 14 April 2026

Kronologi Gadis Tewas Tertancap Bambu, Awalnya Diajak Pacar Ketemuan Malah Dicekik

Polres Garut akhirnya mengungkap pelaku dan motif pembunuhan terhadap gadis berinisial WN yang ditemukan dalam kondisi tertancap bambu.

Editor: Amirullah
Istimewa/TribunJabar
Sosok mayat perempuan yang ditemukan di salah satu kebun milik warga di Kampung Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jumat (5/2/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Polres Garut akhirnya mengungkap pelaku dan motif pembunuhan terhadap gadis berinisial WN yang ditemukan dalam kondisi tertancap bambu.

Pelaku pembunuhan WN, gadis asal Garut tak lain adalah pacarnya sendiri.

Siapa sangka, penuhi ajakan sang kekasih untuk bertemu, nyawa WN malah melayang.

Yang lebih sadis, jenazah WN ditemukan dalam kondisi tertancap bambu hingga menembus ke belakang.

Diungkap Kapolres Garut, kekasih korban melakukan pembunuhan atas dasar motif cemburu.

'Motif pelaku ini adalah cemburu karena korban melakukan chatting dengan laki-laki lain melalui media sosial," kata Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono, Senin (8/2/2021).

()Liang lahat yang digunakan untuk memakamkan jenazah WN korban pembunuhan di Garut (TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Dikira Air Minum, Pejabat Ini Tak Sengaja Minum Hand Sanitizer saat Rapat, Begini Kondisinya

Ingin Lepas Status Duda, Habib Geys as-Saqqaf Promosikan Ustaz Abdul Somad Cari Jodoh, Ini Syaratnya

Peristiwa pembunuhan itu terjadi Selasa (2/2/2021) sore.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya melakukan pembunuhan tersebut diawali dengan bertemu korban di Alun-alun Wanaraja.

"Ketemu sama dia (korban) di Alun-alun Wanaraja dulu, ngobrol-ngbrol, korban duluan (ke lokasi pembunuhan) saya naik ojek," kata pelaku D.

Saat di lokasi pelaku dan korban berduaan namun korban hanya fokus pada handphone.

Melihat perilaku korban yang tidak mengajak ngobrol pelaku langsung emosi.

"Di atas (sungai), dicekik, dibantingkan," ucapnya.

Pelaku pembunuh WN, gadis yang jasadnya ditemukan dalam kondisi tertancap bambu kini dibekuk polisi
Pelaku pembunuh WN, gadis yang jasadnya ditemukan dalam kondisi tertancap bambu kini dibekuk polisi (TribunJabar/Sidqi Al Ghifari)

Oknum Perwira TNI Selingkuhi Istri Bawahan, Terbukti Berzina, Dipecat di Sidang Pengadilan Militer

Pesta Pernikahan Berubah bak Film Laga, Pengantin Pria Mendadak Tendang Wajah Istri di Tengah Pesta

Setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa, pelaku langsung menancapkan bambu pada bagian bawah tubuh korban hingga tembus.

"Sesudah melakukan kayak gitu (menusuk korban), saya lari," ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut D diancam dengan pasal 338 KUHP atau pasal 365 KUHP dengan hukuman 15 tahun penjara.

Ibunda WN Menangis Histeris

WN, perempuan 21 tahun yang ditemukan tewas mengenaskan di Sungai Cimalaka, Kecamatan Sucinaraja, Jumat (5/2/2021) silam sudah dimakamkan.

WN dimakamkan di tempat pemakaman umum Kampung Ciloa Tengah, Sabtu (6/2/2021) sore.

Seperti diketahui, WN ditemukan tewas dengan bambu menancap di tubuhnya.

Kedatangan jenazah WN (21) Sabtu (6/2/2021) sore membuat rumah duka diwarnai isak tangis keluarga dan kerabat.

BPOM Temukan 4 Merek Masker Organik Ilegal yang Dijual Bebas, Produk yang Digandrungi Banyak Wanita

Setelah dilakukan autopsi jenazah Weni tiba di rumah duka sore hari.

Jenazahnya langsung dilakukan dipulasara dan dimakamkan.

Jenazah Weni sebelumnya dilakukan autopsi di RS Sartika Asih Bandung.

Ibunda Weni yang berada di Arab Saudi tak henti-hentinya menangis atas kepergian anaknya.

Dibungkus Kantung Jenazah

Jenazah Weni datang dengan dibungkus kantung jenazah.

Weni dimakamkan di tempat pemakaman umum Kampung Ciloa Tengah sore hari.

()Jenazah WN hendak dimakamkan (TribunJabar)

Temukan Benda Langka Senilai Rp 4 Miliar dalam Kerang, Nelayan Ini Langsung Kaya Mendadak

Saat ini Tribunjabar mencoba menghubungi Ibunda Weni yang berada di Arab Saudi.

Namun Nurjanah belum berkenan memberikan keterangan kepada awak media.

WN ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi yang mengenaskan.

Kapolsek Wanaraja Kompol Oon Suhendar mengatakan saat ditemukan korban dalam kondisi yang tidak wajar.

Bagian belakang tubuhnya tertancap bambu.

"Saat ditemukan di sungai kecil, Sungai Cimalaka, memang lubang dubur tertancap bambu kurang lebih 60 centimeter," katanya, Jumat (5/2/2021).

Pihaknya kini tengah mendalami penemuan tersebut.

Sejauh ini sudah memeriksa empat orang saksi.

"Kami sekarang tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, sejauh ini baru 4 orang yang kami mintai keterangan sebagai saksi," ucapnya.

WN, gadis yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan ternyata hidup jauh dari orang tua.

Menurut keterangan salah seorang keluarga, Ai Kusmiati (40), WN sudah tidak hidup dengan orang tua sejak umur 1 tahun.

Orang tuanya bercerai lalu ayahnya meninggal dunia.

"Sejak ibunya bercerai, ia sudah ditinggal sejak umur satu tahun, ibunya berangkat ke Arab Saudi sebagai TKW," katanya, Sabtu (6/2/2021).

Sejak saat itu WN diurus oleh bibi dan neneknya.

"Kadang, ya di rumah neneknya, kadang juga di sini di rumah bibi dan uwa nya, ya bisa dikatakan dia hidup tanpa perhatian langsung orang tua kandung," ucapnya.

Menurutnya, WN tumbuh menjadi orang yang pendiam.

"Kalo mamahnya pulangnya dia (Weni) mah biasa-biasa saja, cuek.

Diajak main juga tidak pernah mau, malahan kalo sakit juga diam saja, dipaksa diajak ke dokter juga," ucapnya.

Ai dan keluarga tidak menyangka nasib keponakannya itu berakhir dengan cara yang tidak wajar.

"Kami syok waktu dengar kabar itu, ya mau gimana lagi, yang sudah pergi tak akan kembali, mamahnya di Arab apalagi histeris, gak kebayang mau gimana-gimana tapi tidak bisa pulang," ucapnya.

Ia berharap pihak kepolisian cepat mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi pada keponakannya.

Sementara itu Ibunda WN yang berada di Arab Saudi tak henti-hentinya menangis atas kepergian anaknya.

Nurjanah (42) ibunda Weni meminta pihak kepolisian segera mengungkap penyebab kematian anaknya.

"Semoga pihak kepolisian segera mengungkap, pelaku harus dihukum dengan hukuman yang setimpal," kata Nurjanah saat dihubungi via telpon melalui Kades Desa Sindangratu, Yuyu Sunia.

Sebelumnya Kapolsek Wanaraja, Kompol Oon Suhendar yang dihubungi Sabtu (6/2/2021) mengungkapkan, pihaknya sudah memeriksa sedikitnya enam orang saksi dari keluarga dan teman korban.

Namun, belum ada keterangan yang bisa mengungkap dengan siapa korban terakhir pergi keluar dari rumah.

"Enggak ada yang tahu, karena terakhir keluar rumah ditanya korban tidak menjawab apa-apa," jelas Oon.

Pihaknya pun mencoba mencari informasi lewat jejak digital korban lewat akun media sosialnya.

"Lagi lacak apakah punya Facebook, kita coba lacak jejak digitalnya," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul KRONOLOGI, Gadis Tewas Tertancap Bambu, Pelaku Ternyata Pacar, Awalnya Diajak Ketemuan Malah Dicekik

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved