Breaking News:

Opini

Menulislah untuk Rakyat

Judul tulisan ini, saya kutip dari pesan seorang guru besar saat ujian terbuka doktoral saya di Universitas Diponegoro, Semarang

Sulaiman Tripa, Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala dan Pengajar Fame 

Menjaga keseimbangan

Tentu sebagai seorang akademisi, kami juga dituntut untuk bisa mengkomunikasikan hasil-hasil temuan dalam jurnal-jurnal ilmiah. Tidak berhenti pada opini saja. Dengan demikian, penting menyeimbangkan menulis di jurnal dengan di suratkabar.

Masalahnya adalah kepiawaian menulis dalam jurnal ilmiah juga dibutuhkan. Dengan karakter yang berbeda dibandingkan bahasa yang digunakan dalam menulis opini, artikel ilmiah dimaksudkan sebagai hasil pemikiran akademisi dalam menyelesaikan suatu masalah

dengan rumus ilmiah. Jurnal penting dalam rangka mengkomunikasikan berbagai temuan dan pemikiran ilmiah. Namun seorang akademisi, tidak boleh melupakan untuk menulis dalam suratkabar yang beredar secara luas untuk masyarakat.

Ada sesuatu yang berbeda antara jurnal yang terbit secara berkala dengan koran yang terbit tiap hari dan menyebar ke ruang-ruang publik. Jurnal disampaikan dengan bahasan dan struktur yang ilmiah. Berbeda dengan koran, yang sebagiannya dengan menggunakan bahasa sehari-hari. Dari aspek ini, mungkin apa yang disampaikan melalui koran jauh lebih dijangkau secara cepat bagi publik.

Kelebihan itulah, bisa digunakan oleh orang pandai untuk menyampaikan pikirannya dengan bahasa rakyat. Dengan bahasa yang dipahami oleh mereka yang membutuhkan.

Sekali lagi, langkah ini juga tak hendak menyebutkan ruang ini lebih penting dibandingkan dengan yang lain. Yang jelas semua ruang harus dimanfaatkan untuk kemaslahatan orang banyak.

Sama seperti menulis di jurnal, tujuan menulis di koran juga terkait agar perkembangan ilmu pengetahuan dan tawaran pemikiran dapat berlangsung dan dipahami oleh masyarakat bawah. Apalagi menulis di koran juga memiliki kesulitan tersendiri.

Seseorang harus memahami kemampuan dalam penyampaikan yang mudah dipahami orang banyak, terutama ketika menulis terkait apa yang akan disampaikan untuk masyarakat bawah.

Pertama dimuat

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved