Breaking News:

Tak Masalah Aceh Gelar Pilkada 2022

Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Dolly Kurnia Tanjung, mengatakan, pihaknya tidak ada masalah dengan pelaksanaan Pilkada Aceh pada tahun 2022

DOK PARTAI DEMOKRAT
Delegasi Komisi I DPRA menyerahkan dokumen pelaksanaan Pilkada Aceh kepada Fraksi Partai Demokrat DPR RI, yang diterima anggota fraksi, Muslim SHI MM, kemarin. 

* Kata Ketua Komisi II DPR Saat Rapat dengan Delegasi DPRA

* Kemendagri Jadwalkan Pertemuan Segitiga

JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Dolly Kurnia Tanjung, mengatakan, pihaknya tidak ada masalah dengan pelaksanaan Pilkada Aceh pada tahun 2022 asalkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal itu disampaikan Ahmad Dolly saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI dengan delegasi Komisi I DPRA, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Politikus Partai Golkar ini menyebutkan, apa yang disampaikan delegasi Komisi I DPRA merupakan masukan dan bahan bagi pihaknya pada saat membahas regulasi tentang pemilu. Ahmad Dolly Kurbia mengakui, pihaknya masih banyak "PR" terkait dengan penyelenggaraan Pilkada yang harus dituntaskan.

“Apa yang tadi (kemarin-red) disampaikan akan jadi bahan bagi kami. Kita ini tergabung dalam NKRI yang ada pemerintahannya. Pusat ada tanggung jawabnya, provinsi punya tanggung jawab, kabupaten/kota juga ada tanggung jawab. Bagi kami, tidak ada masalah kalau pilkada Aceh dilaksanakan pada tahun 2022. Tapi, semuanya harus mengacu kepada peraturan dan perundang-undangan yang ada,” ungkap Ahmad Dolly Kurnia dalam rapat yang dihadiri belasan anggota Komisi II DPR RI.

Delegasi DPRA yang mengikuti RDPU itu dipimpin Ketua Komisi I, Tgk Muhammad Yunus M Yusuf (Fraksi PA). Anggota delegasi terdiri atas Saiful Bahri (Fraksi PA) yang juga Sekretaris Komisi I DPRA,  Darwati A Gani (Fraksi PNA), H Ridwan Yunus SH (Fraksi Gerindra), Edi Kamal AMdKep (Fraksi Demokrat), Tgk H Attarmizi Hamid (Fraksi PPP),  Fuadri SSi MSi (Fraksi PAN), Bardan Sahidi (Fraksi PKS), Nurzahri ST (Tenaga Ahli Komisi I DPRA), serta Andri ST MT (Staf Komisi) dan Abdul Halim (Protokol dan Publikasi Pimpinan).

Delegasi Komisi I DPRA dalam RDPU tersebut menyampaikan, Aceh akan tetap menyelenggarakan Pilkada Serentak pada tahun depan. Hal itu sesuai dengan tahapan dan  jadwal yang sudah diputuskan oleh Komite Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama KIP kabupaten/kota se-Aceh, beberapa waktu lalu.

Setelah mengikuti RDPU dengan Komisi II DPR RI, delegasi Komisi I DPRA kemudian bertemu dengan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerjanya, Akmal Malik, mengatakan, pihaknya menerima aspirasi pelaksanaan Pilkada Aceh pada tahun 2022.

Selanjutnya, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada Menteri DalamNegeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. Dirjen Otda menambahkan, dirinya diperintah langsung oleh Mendagri untuk menerima delegasi DPRA. “Saya di-WA langsung PakMenteri,” ujar Akmal Malik.

Tgk Muhammad Yunus M Yusuf seusai pertemuan itu mengatakan, Kemendagriakan mengundang DPRA dan Pemerintah Aceh, serta DPR RI dalam pertemuan segi tiga untuk membahas Pilkada Aceh 2022. “Jadwal pertemuan segitiga itu setelah reses DPR. Jadi kami menungguundangan pertemuan tersebut,” ujar Tgk Muhammad Yunus.

Kepada Dirjen Otda, Tgk Yunus menyatakan, kehadiran pihaknya bukan untuk memprotes Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, melainkan untuk menyampaikan atau memberitahukan bahwa Aceh akan melaksanakan Pilkada serentak pada tahun 2022. Sebab, hal itu sesuai denganUndang-Undang Nomor11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

“Pelaksanaan Pilkada di Aceh diatur dalam Pasal 65 ayat (3) dan (4) UU Nomor 11 Tahun 2006 atau UUPA. Kami DPRA, Pemerintah Aceh, serta DPRK dan KIP kabupaten/kota se-Aceh sudah menyepakati hal ini,” ungkap Tgk Yunus seraya menyatakan, dalam RDPU dengan Komisi II DPR RI, pihaknya turut didampingi oleh anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid. Tgk Muhammad Yunus berharap Komisi II DPR RI dan Pemerintah Pusat menyikapi dengan bijak keputusan Aceh untuk melaksanakan pilkada serentak pada tahun depan. (fik)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved