Breaking News:

Video

VIDEO - Laporan Awal, Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air Diduga Karena Ketidakseimbangan Mesin

Laporan itu juga mengatakan bahwa pilot otomatis melepaskan diri dan pesawat mulai kehilangan ketinggian dan kemudian menukik ke laut.

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat Indonesia pada Rabu (10/2/2021) menyaksikan laporan awal tentang pesawat terbang Sriwijaya Air yang jatuh pada siaran langsung di tv.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengumumkan rincian laporan awal yang telah disiapkan penyidik.

Menurut laporan tersebut, ketika pesawat penumpang Indonesia mencapai ketinggian 8.150 kaki (2.484 m) setelah lepas landas, ada masalah ketidakseimbangan tenaga mesin.

Laporan itu juga mengatakan bahwa pilot otomatis melepaskan diri dan pesawat mulai kehilangan ketinggian dan kemudian menukik ke laut.

Penyidik ​​KNKT Nurcayho Utomo mengaku tidak tahu apakah mesinnya mogok atau tidak, tapi itu anomali.

Pihak berwenang juga mengonfirmasi dalam laporan tersebut bahwa pesawat tidak melewati area awan berbahaya.

Pada 9 Januari 2021, pesawat penumpang milik Sriwijaya Air jatuh di perairan Kepulauan Seribu, setelah lepas landas dari ibu kota Jakarta.

Penerbangan domestik berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menuju kota Pontianak di Kalimantan Barat.

Namun kontak dengan pesawat telah hilang dalam beberapa menit setelah lepas landas.

Pesawat itu memiliki 62 orang di dalamnya, 50 penumpang dan 12 awak.(*)

Sumber: Anadolu Agency

KNKT Ungkap Kronologi dan Penyebab Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Tidak Meledak di Udara

Pesawat Jatuh, 14 Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Gugat Boeing, Tuntut Ganti Rugi

Penulis: yuhendra saputra
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved