video
VIDEO - Mahasiswi Berangkat ke Korea, Mobil Nenek Rusak Hingga Diantar Polisi ke Bandara
Salah satu mahasiswinya diantar menggunakan mobil polisi bersama neneknya.
Penulis: Octa Chandra | Editor: Mursal Ismail
Salah satu mahasiswinya diantar menggunakan mobil polisi bersama neneknya.
SERAMBINEWS.COM - Kisah seorang mahasiswi yang akan berangkat ke Korea untuk melanjutkan perkuliahan, namun dalam perjalanan ke bandara, ia mengalami sedikit masalah.
Postingan mahasiswi yang tidak bisa melanjutkan perjalanan ini diunggah pengguna Facebook Janine Sidal Al-Haj , Selasa (9/2/2021).
Janine Sidal Al-Haj merupakan seorang tenaga pengajar berkewarganegaraan Malaysia.
Ia membagikan momen, ketika para mahasiswa/mahasiswinya diantar oleh orang tua ke bandara, tetapi berbeda dengan seorang gadis ini.
Salah satu mahasiswanya diantar menggunakan mobil polisi bersama neneknya.
• Sebelum Meninggal, Kakek Nenek Sempat Bergenggam Tangan, Keduanya Sahabat dari Kecil Hingga Menikah
• Kisah Pria Turki Menikahi Wanita Aceh, Sebut Orang Turki Anggap Aceh Sebagai Saudara Dekat
• Kenangan Sandiaga Uno Naik Ojol dari Palmerah hingga Berkantor di Bali
"Terima kasih Tuan Dahalan, Polisi Malaysia serta para pengurus jalan tol karena telah membantu pelajar kami yang mengalami masalah di jalan raya pada Jumat (5/2/2021) sore.
Sebanyak 21 mahasiswa mengikuti Program Pre-Korea UniKL MIIT telah selamat ke Seoul, Korea Selatan pada Jumat (5/2/2021) untuk mengikuti Program Gelar Pertama di beberapa Universitas di sana.
Kalau sebagian besar siswa sampai di KLIA bersama orang tua, berbeda dengan orang tua Irdina Azzahra binti Jaswan yang datang dengan membawa mobil patroli Bantuan Polri bersama neneknya.
Awalnya dijadwalkan naik bus dari Jitra, Kedah. Namun, jadwal perjalanan bus berganti pada menit terakhir.
Melihat waktu yang mepet dan tidak ingin cucunya tertinggal pesawat, Kakek nenek Irdina memutuskan untuk mengendarai mobil agar dapat mengantar Irdina ke KLIA.
Dalam perjalanan, mobil mereka rusak dan berhenti di daerah Damansara, Selangor.
Ketika itulah, mereka telah didatangi oleh Tuan Dahalan dan anggota kepolisian lain.
Menawarkan untuk membantu Irdina dan neneknya melanjutkan perjalanan ke KLIA, sementara kakeknya dibantu dalam memperbaiki mobil rusak.
Atas nama Universiti Kuala Lumpur-Unikl, Universiti Kuala Lumpur Malaysian Institute of Information Technology dan mahasiswa, sekali lagi kami ingin mengucapkan ribuan terima kasih atas kepedulian Polis Bantuan Malaysia dan manajemen PLUS Malaysia. (Serambinews.com/Syamsul Azman)