Breaking News:

Otomotif

Insentif Pajak 0 Persen Sudah Ada Pada Mobil Niaga

Mobil niaga yang dijadikan sebagai kendaraan angkut barang di bawah 1.500 cc juga mendapat insentif pajak 0 persen.

SERAMBI/MUHAMMAD NASIR
Seorang sales marketing sedang melayani customer yang sedang melihat mobil jenis New Carry di Showroom Suzuki PT Armada Banda Jaya Banda Aceh, Sabtu (26/10/2019). 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTAMobil niaga yang dijadikan sebagai kendaraan angkut barang di bawah 1.500 cc juga mendapat insentif pajak 0 persen.

Kriteria kendaraan yang mendapatkan insentif ini yaitu kepada mobil dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak 4x2.

Termasuk sedan, dengan kandungan lokal mencapai 70 persen.

Untuk pikap dengan kubikasi di bawah 1.500 cc, ada Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, DFSK Super Cab dan Tata Super Ace dan Tata Ace.

Suzuki Indonesia Datangkan SUV Jimny Langsung dari Jepang, Bukan Made In India

Suzuki India Sudah Ekspor SUV Jimny, Indonesia Masih Dipelajari

Untuk diketahui, kendaraan niaga seperti pikap single cabin dengan Gross Vehicle Weight ( GVW) di bawah atau sama dengan 5 ton sudah menikmati PPnBM 0 persen.

“Sudah 0 persen untuk mobil komersial, jadi tidak ada impact-nya,” ucap Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor kepada Kompas.com, Jumat (12/2/2021).

Dengan begitu, kendaraan pikap tadi tidak mengalami pengurangan harga alias tetap sama walaupun ada insentif yang akan diberikan.(*)

Suzuki India Mulai Produksi dan Ekspor Mobil SUV Jimny

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Kendaraan Niaga Pikap Juga Dapat Insentif Pajak 0 Persen"

Editor: M Nur Pakar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved