Breaking News:

Polisi Tangkap Warga Lhoksukon, Sikat 65 Mayam Emas  

Diringkus karena mencuri emas seberat 22 gram atau 65 mayam milik warga kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe

Dok Polres Kota Lhokseumawe
Personel Polres Lhokseumawe membawa sejumlah tersangka untuk diperlihatkan saat konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat (12/2/2021). Dok Polres Lhokseumawe 

LHOKSEUMAWE – Personel Satreskrim Polres Lhokseumawe menangkap warga Lhoksukon, FR (28). Dia diringkus karena mencuri emas seberat 22 gram atau 65 mayam milik warga kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Senin (8/2/2021) lalu.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers di gedung serbaguna Mapolres setempat, Jumat (12/2/2021) mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan Syukri Ramli (42). “FR sudah kita amankan karena mencuri emas sebanyak 65 mayam,” jelas Kapolres.

Kejadian pencurian itu berawal saat korban Syukri Ramli pulang ke rumah untuk menjemput anaknya. Selanjutnya, dia mengantar anaknya ke sekolah. Sekira pukul 13.30 WIB, ia kembali ke rumah. Saat itulah dia melihat pintu pagar sudah terbuka.

Bahkan, gembok pagar ditemukan di atas bangku teras rumahnya. Lalu, pemilik rumah itu menuju pintu samping dan menyaksikan sudah terbongkar. Selanjutnya, korban masuk ke dalam menuju ke kamar utama dan menyaksikan isi lemari sudah berantakan.

Tidak hanya lemari yang sudah terbuka, lanjut Kapolres, namun laci serta pintu lemari hias pun sudah terbuka. Saat itulah, pemilik rumah baru mengetahui emas 65 mayam miliknya yang tersimpan di dalam toples kecil sudah hilang, termasuk tiga unit handphone Android.

"Akibat pencurian tersebut, pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta. Kemudian, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian," terang  AKBP Eko Hartanto.

Setelah menerima laporan, petugas melakukan penyelidikan. Seusai dilakukan penyelidikan, ternyata ditemukan bukti kuat sehingga polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku. Rabu (10/2/2021) sekira pukul 01.30 WIB, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Lhokseumawe menangkap FR di Desa Dayah, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

"Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku melakukan pencurian terhadap emas dan hape karena sakit hati terhadap pelapor. Di mana sebelumnya, dia pernah meminta pinjam uang sebanyak Rp 5 juta namun tidak dikabulkan," jelas Kapolres.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 5e Jo Pasal 362 KUHPidana dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara.(zak)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved