Breaking News:

Penanganan Covid 19

Sudah  868 Warga Bireuen Sudah  Divaksin Covid-19,  525 Orang Ditunda, Ini Datanya

Sejak pencanangan vaksin Covid-19 di Bireuen, Rabu (11/02/2021) hingga Jumat (12/02/2021), umumnya  tenaga medis dan pejabat, masyarakat umum  yang...

For Serambinews.com
Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani. 

Sejak pencanangan vaksin Covid-19 di Bireuen, Rabu (11/02/2021) hingga Jumat (12/02/2021), umumnya  tenaga medis dan pejabat, masyarakat umum  yang sudah divaksin tercatat berjumlah 868 orang. Sedangkan lainnya terus menyusul sampai tuntas seluruhnya, sebanyak  4.691 orang untuk tahap awal.

Laporan Yusmandin Idris I Breuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sejak pencanangan vaksin Covid-19 di
Bireuen, Rabu (11/02/2021) hingga Jumat (12/02/2021), umumnya  tenaga
medis dan pejabat, masyarakat umum  yang sudah divaksin tercatat berjumlah 868 orang.

Sedangkan lainnya terus menyusul sampai tuntas seluruhnya, sebanyak  4.691 orang untuk tahap awal.

Selain itu, ada sebanyak  525  orang tenaga medis dan juga pejabat penting yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksin ditunda, karena berbagai sebab.

Termasuk kondisi kurang sehat dan tidak boleh divaksin.

Informasi tersebut disampaikan Kadiskes Bireuen, dr Irwan A Gani kepada
Serambinews.com, Sabtu (13/02/2021) menyangkut sasaran vaksin tahap
pertama dan jumlah yang sudah dilakukan vaksin oleh vaksinator dari
masing-masing unit pelayanan kesehatan pada tahap pertama.

Kadiskes menambahkan, vaksinasi terhadap sasaran terus dilakukan
terutama di Puskesmas.

Hati-hati, Perokok Rentan Terpapar Covid-19, Termasuk Perokok Pasif dan Perokok Elektrik

“Hari Sabtu (13/02/2021) kegiatan vaksin di Puskesmas terus berjalan, karena setiap Puskesmas hanya Minggu libur,” ujarnya. 

Ditambahkan, rencana vaksin tahap awal berjumlah  4.691 diperkirakan akan tuntas hingga akhir Februari dan dilanjutkan dengan vaksin tahap kedua dengan jumlah sasaran akan ditetapkan dalam waktu dekat.

Selain itu, bagi sasaran yang akan divaksin tahap pertama sudah
dilakukan pendataan melalui data terpadu, termasuk data NIK
masing-masing sasaran.

Aapabila saat divaksin hasil pemeriksaan tidak bisa dilakukan vaksin karena berbagai sebab, seperti sakit atau termasuk dalam 16 kriteria tidak boleh divaksin, maka vaksin akan ditunda dan dilakukan pada tahap berikutnya.

Kadiskes berharap, tenaga medis, TNI, Polri sebagai sasaran vaksin tahap
pertama dan sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksin anti Covid-19
diharapkan terus melakukan koordinasi dan mendatangi tempat vaksin
masing-masing.

Ditambahkan, sasaran vaksin di Bireuen ada kelompok prioritas yaitu
mulai dari tenaga kesehatan berjumlah 4.691 orang, kemudian TNI, Polri
dan Subdenpom berjumlah 1.464 orang, tenaga pelayanan publik dan
masyarakat secara keseluruhan mencapai 268.007, total seluruhnya
274.234 orang.

Vaksinasi dilakukan mulai 11 Februari 2021 sampai awal
Maret 2022 mendatang . (*)

Farfarout Jadi Objek Terjauh dari Tata Surya

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved