Jumat, 10 April 2026

Internasional

Aktivis Iklim India Ditangkap, Dituduh Mendukung Aksi Kekerasan Petani

Seorang aktivis iklim India ditangkap karena menyebarkan dokumen di media sosial. Dia diduga menghasut para petani yang memprotes melakukan kekerasan

Editor: M Nur Pakar
BBCNews
Aktivis Iklim India Disha Ravi 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Seorang aktivis iklim India ditangkap karena menyebarkan dokumen di media sosial.

Dia diduga menghasut para petani yang memprotes melakukan kekerasan bulan lalu, menewaskan satu pengunjuk rasa.

Termasuk sekitar 400 petugas polisi terluka dalam bentrokan di ibu kota India, kata polisi India pada Minggu (14/2/2021).

Dilansir Reuters, Disha Ravi (22) ditangkap di kota selatan Bengaluru dan muncul di pengadilan New Delhi pada Minggu )14/2/2021).

Pengadilan mengirimnya ke tahanan polisi selama lima hari untuk membantu penyelidikan.

Baca juga: FOTO - Ribuan Petani India Gelar Demonstrasi Pada Peringatan Hari Republik

Dia dituduh atas konspirasi kriminal terkait dokumen Toolkit.

Diduga menghasut para petani pada 26 Januari 2021 atau bertepan dengan Hari Republik India.

Ribuan petani menyerbu kompleks Benteng Merah yang bersejarah di New Delhi pada hari itu.

Itu menjadi tantangan besar bagi pemerintah nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi.

Para petani yang menuntut pencabutan undang-undang pertanian baru secara singkat mengambil alih benteng abad ke-17 dan mengibarkan bendera agama Sikh.

Baca juga: Petani India Mengamuk, Memboyong Ribuan Traktor ke New Delhi, Memprotes UU Reformasi Pertanian

Kementerian Luar Negeri India mengutuk aksi itu yang mencoba menegakkan agenda mereka.

Setelah bintang pop AS Rihanna, aktivis iklim remaja Greta Thunberg dan Meena Harris, keponakan Wakil Presiden AS Kamala Harris mengeluarkan tweet.

Mereka memberi dukungan kepada para petani India pada 3 Februari 2021.

Pemerintah India mengatakan undang-undang baru diperlukan untuk memodernisasi pertanian India.

Para petani mengatakan undang-undang tersebut akan menguntungkan perusahaan.

Baca juga: Petani India Didukung 18 Partai Politik dan Aggota Kongres Menggelar Demo Menolak RUU Pertanian

Sehingga, mereka hanya berharap pada belas kasihan pengusaha untuk menegosiasikan harga tanaman mereka.

Puluhan ribu petani telah berkemah di pinggiran New Delhi sejak minggu terakhir sejak November. 2020.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved