Internasional
Dua Penumpang Kereta Bawah Tanah New York Tewas Ditusuk
Seorang pria tak dikenal melakukan empat penusukan terpisah dalam beberapa jam di kereta bawah tanah New York City.
SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Seorang pria tak dikenal melakukan empat penusukan terpisah dalam beberapa jam di kereta bawah tanah New York City.
Serangan pria itu menyebabkan dua orang tewas, kata pihak berwenang.
Serangan itu terjadi antara Jumat (12/2/2021) pagi dan Sabtu (13/2/2021) dini hari, kata pejabat Departemen Kepolisian New York dalam konferensi pers.
Dilansir AP, pihak berwenang meyakini keempat korban merpakan tunawisma.
Polisi mengatakan sedang mencari seorang pria yang mereka curigai berada di balik semua serangan itu.
Baca juga: Ketua Dewan Syura Arab Saudi Kutuk Serangan Rudal Milisi Houthi, Sebut Sebagai Kejahatan Perang
Mereka sedang meninjau rekaman kamera keamanan kereta bawah tanah sebagai bagian dari penyelidikan.
Keempat penusukan terjadi di sepanjang jalur kereta bawah tanah.
Salah satu korban ditemukan tewas di kereta api di Queens pada Jumat (12/2/2021) malam.
Korban dengan beberapa luka tusukan di leher dan tubuhnya.
Baca juga: Joe Biden Akhiri Dukungan Serangan Koalisi Pimpinan Arab Saudi ke Yaman
Dua jam kemudian, seorang wanita berusia 44 tahun ditemukan tewas ditikam di kereta bawah tanah di Manhattan.
Dua serangan tidak fatal dengan korban pria berusia 67 tahun dan yang lainnya pria berusia 43 tahun, juga terjadi di Manhattan.
Sebagai tanggapan, polisi New York (NYPD) mengatakan mengerahkan 500 petugas tambahan.
Untuk memperketa sistem kereta bawah tanah di seluruh kota sebagai tindakan pengamanan.
Baca juga: Berulangkali Kendaraan Terjebak Macet di Ruas Jalan Kembang Tanjong, Ini Faktor Penyebabnya
“Kepada para korban, kepada keluarga korban, kami 100% berkomitmen untuk menangkap pelaku," kata Komisaris NYPD Dermot Shea dalam konferensi pers.
"Kami akan memberikan keadilan atas insiden mengerikan ini,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/polisi-di-kereta-bawah-new-york.jpg)