Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Kalak BPBD Asel: Kebakaran Diduga Bersumber dari Bekas Pembakaran Sampah Dekat Gudang

Kebakaran satu unit Gudang tempat penyimpanan Alat-alat Pelaminan di Gampong Hilir....

For Serambinews.com
Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP. 

Laporan : Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Kebakaran satu unit Gudang tempat penyimpanan Alat-alat Pelaminan di Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan Minggu (14/02/2021) sekira pukul 09.30 WIB, diduga akibat pembakaran sampah didekat gudang, sehingga api merambat kedinding bangunan.

"Penyebab kebakaran diduga dari bekas pembakaran sampah di dekat gudang sehingga api merambat kedinding bangunan, apalagi dengan kondisi cuaca terik kemarau seperti ini semakin mempercepat proses api membesar," kata Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP kepada Serambinews.com, Minggu (14/02/2021).

Dijelaskan Cut Syazalisma, kebakaran Gudang tersebut terjadi Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 09.30 Wib. Kejadian itu awalnya terlihat oleh warga kepulan asap hitam dari bangunan gudang yang terletak dibelakang pertokoan simpang terapung Gampong Hilir Tapaktuan disertai dengan api mulai membesar.

"Salah seorang masyarakat dengan segera mendatangi pos BPBD-DAMKAR Tapaktuan melaporkan kejadian tersebut. Petugas piket pagi itu segera bergerak ke lokasi dengan pencapaian SPM Respons Time 5 menit guna melakukan pemadaman menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit water suplay," ungkapnya.

Alhamdulillah, lanjut Cut Syazalisma, api dapat dipadamkan total selama 30 menit kemudian oleh petugas pemadam kebakaran dibantu oleh pihak TNI-POLRI, SAR beserta masyarakat yang pro-aktif membantu menjaga akses jalan dan mengendalikan kerumunan orang yang melihat kejadian, sehingga tidak menghanguskan seluruh bangunan gudang.

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerugian dari pemilik gudang atas nama Rahmad Syaiquna yang berisi alat - alat pelaminan serta barang - barang lainnya, ditaksir ratusan juta rupiah.

Sedangkan dari potensi dampak kebakaran dapat diukur radius 50 meter bangunan dan lahan sekitarnya bila tidak segera dilakukan pemadaman akan ikut terbakar dan dapat dibayangkan berapa nilai kerugian materil penghidupan masyarakat akan musnah," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Cut Syazalisma atas nama Pemerintah Daerah juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang dapat memicu potensi kebakaran disaat kondisi kemarau seperti ini.

"Dimana bangunan rumah sudah sangat kering apalagi malam hari disaat masyarakat terlelap beristirahat, udara padat sangat cepat terjadi kebakaran. Pastikan kompor sudah dimatikan, obat anti nyamuk bakar ditempat aman, sampah tidak ada bara api, lepaskan sambungan listrik barang elektronik," pesannya.

Apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran, pesan Cut Syazalisma, masyarakat bisa segera hubungi nomor contact

Pos BPBD-DAMKAR, Kabupaten Aceh Selatan yang selalu standby 24 jam, yakni di No Hp, Pos 01 Tapaktuan 08116783281, Pos 02 Meukek 08116783282, Pos 03 Labuhanhaji 08116783283, Pos 04 Kluet Utara 08116783284, Pos 05 Bakongan 08116783285, Pos 06 Trumon 08116783286, Pos 07 Sawang 08116788959, dan Pos 08 Kluet Tengah 08116789029.

"Karena kecepatan informasi menentukan keberhasilan dalam upaya penyelamatan dan pemadaman kebakaran. Selain itu segera evakuasi anggota keluarga ke tempat aman sekaligus upayakan pemadaman secara mandiri menggunakan air atau handuk yang sudah dibasahkan bila api masih kecil sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba," pungkas Kalak BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP.(*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved