Breaking News:

Pemerintah Turunkan Pajak Beli Mobil Baru, Indef: Prioritas Belanja Masyarakat Bukan Beli Mobil Baru

pemerintah turunkan pajak pembelian mobil menjadi 0 persen, tapi Indef Sebut Prioritas Belanja Masyarakat Bukan Beli Mobil Baru

GridOto/ Dok. Shutterstock
Ilustrasi - Mobil Baru 

SERAMBINEWS.COM - Pemerintah memutuskan memberikan insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPnBM) untuk kendaraan bermotor mulai 1 Maret 2021 mendatang.

Relaksasi pajak bagi mobil baru itu sebagai upaya pemerintah untuk mendongkrak kinerja industri manufaktur, khususnya otomotif, yang lesu akibat pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, kebijakan tersebut bertentangan dengan mobilitas penduduk yang saat ini terbatas.

Terlebih, pemerintah sendiri yang menggaungkan pengurangan aktivitas di luar rumah.

Mulai Maret 2021 Pembelian Mobil Baru Jenis Ini Dikenai Pajak 0 Persen 

"Ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian. Apakah bisa insentif PPnBM akan langsung naikkan penjualan mobil?

Saat ini masalah mobilitas penduduk yang masih rendah, membuat prioritas belanja masyarakat bukan beli mobil baru," ujar Bhima kepada Kompas.com, dikutip Minggu (14/2/2021).

Menurut dia, saat ini prioritas belanja masyarakat bukanlah barang mewah, tetapi pada kebutuhan sehari-hari berupa makanan, minuman, bahkan kesehatan.

Hal itu seiring dengan target Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang ingin penyebaran virus corona terkendali pada September 2021.

Ratusan Kapal Tanker Terbakar di Afghanistan, Orang-orang Lari Saat Ledakan Besar

Ditinggal Ibu ke Toko Aksesoris Ponsel, Anak Terkunci dalam Mobil, Cemas Ibu Panggil Pemadam

"Sedangkan kendaraan bermotor saat ini bukan prioritas utama, masih dianggap kebutuhan tersier, bahkan di kelas menengah," lanjutnya.

Di sisi lain, persoalan relaksasi pajak ini juga akan mengakibatkan turunnya penerimaan negara dari kendaraan bermotor.

Halaman
12
Editor: Muhammad Hadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved